Importir Tuding Pemerintah Penyebab Harga Daging Naik

Selasa, 11 Agustus 2015 - 15:59 WIB
Importir Tuding Pemerintah...
Importir Tuding Pemerintah Penyebab Harga Daging Naik
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi) menuding pemerintah menjadi penyebab melonjaknya harga daging di pasaran, dan menyebabkan para pedagang daging mogok berjualan.

Ketua Umum Aspidi Thomas Sembiring mengungkapkan, langkah pemerintah membatasi impor sapi yang memicu lonjakan harga daging belakangan ini. Padahal, produksi sapi lokal tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. (Baca: Ibu-ibu Teriak Daging Sapi Hilang di Pasaran).

"Itu yang membuat (impor dibatasi). Itu yang memicu. Kalau dia enggak batasin impor sapinya. Kalau kuartal lalu 250 ribu ekor, sekarang 200 ribu ekor, mungkin enggak ada yang mogok," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Dia mengatakan, importasi sapi dibatasi ‎menyebabkan sapi pun menjadi langka dan harganya menjadi mahal. Ditambah, sapi lokal tidak mencukupi kebutuhan dalam negeri.

"Langkanya sapi dan harganya mahal. Artinya kalau di Jabodetabek dikatakan mogok itu lantaran harganya terlalu tinggi sapinya. Jadi mereka enggak bisa jual. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur pun harganya enggak beda jauh. Makanya saya simpulkan kemungkinan memang sapinya terbatas," terang Thomas.

Selain itu, ongkos operasional yang dikeluarkan importir tidak berkurang meski importasi sapi dibatasi. Untuk itu, mereka memilih untuk melambungkan harganya guna menutupi kerugian.

"‎Satu perusahaan saya biasa jual satu bulan 10 ribu ekor. Nanti tiga bulan yang akan datang 1.000 per bulan. Biaya operasionalnya enggak berkurang," pungkas dia.

Baca juga:

Mendag Adu Argumen dengan Pedagang Daging

Tak Untung, Pedagang Daging Sapi Kramat Jati Mogok Jualan

Pedagang Mogok, Kios Daging di Pasar Kramat Jati Sepi
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
43 menit yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
1 jam yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved