Devaluasi Yuan, Mendag Waspada Serbuan Impor China

Rabu, 12 Agustus 2015 - 09:34 WIB
Devaluasi Yuan, Mendag...
Devaluasi Yuan, Mendag Waspada Serbuan Impor China
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mewaspadai serbuan produk impor dari China, setelah Bank Sentral China (People's Bank of China/PBoC) secara mengejutkan melakukan devaluasi mata uangnya, yuan hampir 2%.

Bank sentral menyatakan, langkah tersebut diambil untuk mencegah penurunan ekspor lebih dalam. Pasalnya, ekspor China jatuh lebih dari 8% pada Juli lalu.

"Yang jelas kita harus jaga impor kita dari China karena impor kita dari China sudah cukup besar defisitnya," kata Rachmat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/8/2015) malam.

Menurutnya, pemerintah harus menjaga pasar dalam negeri dengan menerapkan wajib Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk impor yang masuk ke Tanah Air. Hal ini agar produk impor dari Negeri Tirai Bambu tersebut tidak membanjiri pasar lokal.

"Oleh karena itu, kita harus jaga pasar kita supaya jangan dibanjiri produk dari mereka. Jaga impor dengan China caranya dengan SNI wajib harus diterapkan," pungkasnya.

‎(Baca: Donald Trump: Devaluasi Yuan Akan Hancurkan AS)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
18 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
38 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved