Menperin Pacu Industri Kreatif Ekspor ke Negara Berkembang

Rabu, 12 Agustus 2015 - 23:52 WIB
Menperin Pacu Industri...
Menperin Pacu Industri Kreatif Ekspor ke Negara Berkembang
A A A
JAKARTA - Industri kreatif nasional menjadi penopang perekonomian baik sebagai penghasil devisa maupun pencipta lapangan kerja. Industri ini diharapkan memperlebar pasar ekspor ke negara berkembang atau emerging market.

“Peluang ekonomi dapat dimanfaatkan industri kreatif dari naiknya nilai tukar dolar (USD) terhadap rupiah yaitu memperbanyak volume ekspor,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin dalam pembukaan pameran ”Produk Fashion dan Aksesori” di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (12/8).

Selain itu, perdagangan ke luar negeri juga didorong untuk diperluas. Dari sebelumnya ke negara-negara maju di Eropa, Jepang dan Amerika Serikat, imbuh Menperin, selanjutnya mengarah ke negara-negara berkembang pesat atau emerging market, seperti Amerika Selatan, Afrika dan Timur Tengah.

Pembukaan pameran yang terselenggara atas kerjasama Dewan Kerajinan Nasional dan Kemenperin dihadiri Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla beserta para Pengurus Dekranas, Ibu-ibu anggota OASE – Kabinet Kerja.

Pameran berlangsung pada 11-14 Agustus 2015 dan diikuti pelaku IKM binaan Dekranas dari berbagai daerah, antara lain DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Papua, NTT, dan NTB dengan menampilkan aneka produk kerajinan fashion dan aksesoris.

Menurut Menperin, pada tahun 2014 - 2015 nilai tambah dari sektor ekonomi kreatif diestimasi mencapai Rp111,1 triliun. Penyumbang nilai tambah tertinggi tersebut, antara lain subsektor mode, kuliner, dan kerajinan.

Kemenperin terus mendorong pengembangan industri kreatif nasional karena pertumbuhannya semakin meningkat sekitar 7% per tahun. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh subsektor kerajinan dengan laju pertumbuhan ekspor sebesar 11,81%, diikuti fashion dengan pertumbuhan 7,12%, periklanan sebesar 6,02% dan arsitektur 5,59%.

Menperin meyakini, ekonomi kreatif daspat diandalkan menjadi kekuatan baru dalam meningkatkan perekonomian nasional. “Apalagi Presiden Joko Widodo juga menegaskan bahwa saat ini merupakan era ekonomi kreatif dan harus menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kemenperin Euis Saedah mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah industri fashion maupun kerajinan. “Di antaranya, melalui bimbingan teknis, dampingan pada perajin, promosi dan pemasaran, bantuan dalam mesin peralatan, serta perlindungan hak kekayaan intelektual,” terangnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
4 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
4 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
5 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
6 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved