IHSG Ditutup Terjungkal Dipicu Sentimen China

Selasa, 18 Agustus 2015 - 16:24 WIB
IHSG Ditutup Terjungkal...
IHSG Ditutup Terjungkal Dipicu Sentimen China
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup terjungkal karena tertekan kekhawatiran perlambatan ekonomi China. IHSG anjlok 74,91 poin atau 1,63% ke level 4.510,48.

IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah. IHSG terkoreksi 11,98 poin atau 0,26% ke level 4.573,41 dan pada akhir sesi I jatuh makin dalam ke level 4.542,74.

Sementara IHSG pada akhir pekan lalu ditutup positif merespon pembacaan nota keuangan RAPBN 2016 di DPR. IHSG naik tipis 1,14 poin atau 0,02% ke level 4.585,39. Penguatan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sore ini, bursa Asia memerah karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi China.

Saham China merosot 6%, dengan mata uang emerging market dan harga minyak tetap berada di posisi terendah sepanjang sejarah. Saham Asia jatuh ke posisi terendah dalam dua tahun terakhir terimbas Wall Street semalam. Bursa saham Eropa juga merosot terimbas sentimen China.

"Pasar ekuitas Eropa mengambil isyarat mereka dari China, dan kecurigaan pedagang bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut sedang menuju kejatuhan tajam," kata komentator pasar di IG David Madden, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (18/8/2015).

Menurut dia, semakin pemerintah China mengintervensi, semakin pedagang ingin menjauh dari pasar saham. Semenrtara Federal Reserve juga semakin dekat untuk menaikkan suku bunga AS.

Indeks Shanghai anjlok 245,50 poin atau 6,15% menjadi 3.748,16; indeks Hang Seng turun 339,68 poin atau 1,43% menjadi 23.474,97; indeks Straits Times susut 11,83 poin atau 0,39% menjadi 3.055,52 dan indeks Nikkei terkoreksi 65,79 poin atau 0,32% ke 20.554,47.

Sementara, nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,91 triliun dengan 3,97 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp539,34 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,95 triliun dan aksi beli Rp1,41 triliun. Tercatat 59 saham menguat, 230 saham melemah dan 68 saham stagnan.

Sektor saham hari ini ditutup melemah semua. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang melemah 3,88%, diikuti sektor industri dasar susut 3,21%.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp285 menjadi Rp2.885, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp75 menjadi Rp47.575 dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) naik Rp300 menjadi Rp5.700.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp200 menjadi Rp26.000, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp250 menjadi Rp6.050 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp225 menjadi Rp6.200.

(Baca: IHSG Sesi I Merosot Hampir 1% karena Aksi Jual)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
5 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
6 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
8 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
9 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
10 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
12 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved