Negara-negara Ini Paling Tahan Terhadap Perang Dagang, RI Termasuk!

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:25 WIB
loading...
Negara-negara Ini Paling...
Sejumlah negara, termasuk Indonesia, dinilai paling tahan atas dampak perang dagang dan sanksi ekonomi skala besar. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Studi yang dilakukan oleh Laboratorium Penilaian Sino-Rusia atas Konsekuensi Perang Dagang Antar-Negara yang dilakukan pada awal tahun 2024 di National Supercomputing Center China menguji ketahanan 19 negara global terhadap sanksi ekonomi skala besar dengan menggunakan pemodelan matematika.

Dalam studi tersebut, para analis menilai kerugian langsung produk domestik bruto (PDB) yang akan dialami setiap negara jika dihadapkan pada blokade perdagangan total tanpa adanya kemungkinan impor paralel. Studi tersebut mengungkapkan bahwa meskipun semua negara akan mengalami kontraksi ekonomi berdasarkan skenario yang diusulkan, beberapa negara akan terkena dampak yang lebih buruk dibandingkan negara lain.

Mengutip Russia Today, Minggu (19/5/2024), Rusia menjadi salah satu dari tiga negara yang paling tangguh, dengan perekonomian yang menyusut tidak lebih dari 3,5%. Dua lainnya adalah China dengan PDB yang hanya akan mengalami penurunan sebesar 3,1% dan Amerika Serikat (AS) yang PDB-nya akan mengalami penurunan sebesar 2,3%.

Baca Juga: AS Kerek Tarif Produk China 3 Kali Lipat, Siap-siap Perang Dagang Memanas

Sementara itu, Jerman, Prancis, dan Inggris akan terkena dampak yang lebih parah. Perekonomian Jerman terkena dampak terburuk jika hubungan dagangnya terputus dan akan mengalami kontraksi sebesar 8,1%. Kerusakan yang signifikan juga akan dialami oleh Korea Selatan (turun 7,9%), Meksiko (7,2%), Perancis (7%), Turki (6,6%), Italia (6%) dan Inggris (5,7%).

Studi ini juga menemukan bahwa perekonomian Australia, Indonesia, dan Jepang hanya akan mengalami kontraksi sebesar 3,7-3,8% yang membuat negara-negara tidak terlalu rentan terhadap sanksi perdagangan dibandingkan India, Brasil, dan Kanada, yang mengalami penurunan PDB sebesar 4%, 4,2%, dan 5,5%.

Para analis mengaitkan kinerja stress-test yang relatif baik dari perekonomian Amerika, China, dan Rusia dengan Indeks Gabungan Kapabilitas Nasional bersyarat, yang menjelaskan bahwa negara-negara ini memiliki sumber daya alam, serta potensi manusia, ilmu pengetahuan, dan militer yang lebih besar dibandingkan negara-negara lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
China Ancam Sanksi atas...
China Ancam Sanksi atas Kepatuhan Perusahaan Eropa pada Aturan UE
Rekomendasi
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved