Mendag Lembong: Silakan Kritik Saya, Bisa Lewat WhatsApp

Selasa, 18 Agustus 2015 - 18:24 WIB
Mendag Lembong: Silakan...
Mendag Lembong: Silakan Kritik Saya, Bisa Lewat WhatsApp
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) RI Thomas Lembong siap menerima kritikan apapun dan dari siapapun, bahkan bisa lewat SMS atau WhatsApp.

Sebagai pribadi yang tergolong informal, kata dia, masyarakat bebas untuk melakukan komunikasi dengannya. "Lewat SMS, WhatsApp, silakan saja, saya terbuka untuk kritikan juga, itu yang penting," kata di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Dalam kesempatan tersebut, dia ingin banyak belajar dari pedagang. Selain itu juga ingin pedagang ritel di Tanah Air dapat menjamin kelancaran harga komoditas.

"(Saya) Ingin pedagang terus berdagang dan jamin kelancaran harga. Ingin belajar banyak dari pedagang," ujarnya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Pria yang akrab disapa Tom Lembong ini mengatakan, dirinya mendapatkan mandat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melayani para pedagang.

Di tengah kesulitan ekonomi yang kurang baik ini, Tom menghargai semangat pedagang yang masih luar biasa. "Saya mau sampaikan penghargaan dan hormat sedalamnya. Bapak, ibu (pedagang) yang jadi pahlawan," tandas Lembong.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Korupsi Impor...
Sidang Korupsi Impor Gula, Saksi Ungkap Charles Sitorus Pernah Naik Lift Khusus Menteri
Gaji dan Tunjangan Tom...
Gaji dan Tunjangan Tom Lembong saat Jadi Menteri Perdagangan RI 2015-2016
Kejagung Periksa Mantan...
Kejagung Periksa Mantan Sekjen Kemendag Gunaryo Anak Buah Thomas Lembong
Hanya Tom Lembong Eks...
Hanya Tom Lembong Eks Menteri Perdagangan yang Jadi Tersangka Kasus Korupsi Impor Gula, Ini Kata Kejagung
6 Menteri Perdagangan...
6 Menteri Perdagangan Sedekade Terakhir, Nomor 2 Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Importasi Gula
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved