Bukopin Syariah Batasi Pembiayaan Konsumen

Rabu, 26 Agustus 2015 - 12:58 WIB
Bukopin Syariah Batasi...
Bukopin Syariah Batasi Pembiayaan Konsumen
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Bank Syariah Bukopin Riyanto mengatakan, perusahaan membatasi pembiayaan ke sektor kendaraan dan konsumen, dengan porsi kurang dari 20% tahun ini.

Dia menjelaskan, pembatasan tersebut dilakukan karena permintaan kedua sektor tersebut mengalami penurunan. Selain itu, juga berisiko meningkatkan kredit macet.

"Karena situasai sekarang permintaan turun, tingkat NPL (kredit macet) naik, rental mobil menurun, sehingga ada pemecatan karyawan," ujarnya di Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Sementara fokus perusahaan saat ini masih pada sektor pendidikan dan kesehatan karena relatif memiliki dana saat situasi ekonomi melambat.

"Fokus sekarang ke segmentasi pendidikan dan kesehatan, dua ini karena relatif miliki dana saat situasi menurun. Porsi keduanya bisa sampai 40%," jelas Riyanto.

Sementara itu, dia menegaskan bahwa bank tidak melakukan efisiensi dengan cara pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pengurangan gaji pegawai, meski ekonomi domestik saat ini melambat.

"Pengurangan gaji tidak ada, kalau bisa nambah. Pengurangan rekrutmen juga tidak, kita masih rekrut pegawai baru kemarin ada Management Development Program (MDP)," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank KB Bukopin Dapat...
Bank KB Bukopin Dapat Kepercayaan dari PT Taspen Menjadi Mitra Layanan Perbankan
Perkuat Sinergi One...
Perkuat Sinergi One KBFG, KB Bukopin Jalin Kerja Sama Co-Location bersama KB Finansia Multi Finance
Nasabah KB Bukopin Antusias...
Nasabah KB Bukopin Antusias Sambut Program Star Festive di Makassar
Semarak Program Star...
Semarak Program Star Community KB Bukopin Lewat Customer Gathering
Pacu Pertumbuhan DPK,...
Pacu Pertumbuhan DPK, Bank KB Bukopin Luncurkan Program D'Star Anniversary Special Rate
KB Bukopin Genjot Terus...
KB Bukopin Genjot Terus Pendapatan dan Selesaikan Kredit Bermasalah di 2023
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Batasi Konsumsinya,...
Batasi Konsumsinya, Berikut 5 Suplemen yang Bisa Merusak Ginjal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved