Wall Street Anjlok 1%, Saham Apple Merosot 1,9%

Kamis, 10 September 2015 - 08:49 WIB
Wall Street Anjlok 1%,...
Wall Street Anjlok 1%, Saham Apple Merosot 1,9%
A A A
NEW YORK - Wall Street berakhir anjlok 1% pada Rabu waktu setempat setelah rebound pada hari sebelumnya, dipimpin oleh penurunan saham Apple dan energi, yang jatuh terimbas harga minyak.

Saham Apple (AAPL.O) ditutup merosot 1,9% menjadi USD110,15 dalam perdagangan berat, menghapus keuntungan setelah meluncurkan produk baru.

Perusahaan ini mengumumkan versi baru dari Apple TV dengan app store dan remote kontrol yang dikendalikan dengan suara. Beberapa analis mengatakan, investor menjual saham Apple karena ekspekatsi yang begitu tinggi jelang acara peluncuran.

Di antara pemasok produk Apple, Skyworks Solutions (SWKS.O), shamnya turun 1,5% menjadi USD 86,42, Avago Technologies (AVGO.O) merosot 1,5% menjadi USD127,17, sedangkan saham yang diperdagangkan di AS dari STMicroelectronics NV (STM.N) terlempar 6% menjadi USD7,04 .

Sementara saham sektor energi (SPNY) memimpin penurunan di indeks S&P 500, mengalami kejatuhan 1,9% karena harga minyak anjlok 3,9%, dengan saham Chevron (CVX.N) turun 2,5% menjadi USD74,92.

"Kami memiliki reli yang bagus kemarin karena posisi jenuh beli. Tidak ada sesuatu yang bisa membuat indeks berlanjut, sehingga aksi beli kehabisan tenaga," kata Wakil Presiden Senior di BB & T Wealth Management Bucky Hellwig,seperti dilansir dari Reuters, Kamis (10/9/2015).

Dia menambahkan, investor masih menunggu perkembangan kebijakan di China dan juga waspada terhadap hasil pertemuan dari Federal Reserve (The Fed) pada pekan depan.

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 239,11 poin atau 1,45% ke 16.253,57; indeks S&P 500 kehilangan 27,37 poin atau 1,39% ke 1.942,04 dan Nasdaq Composite turun 55,40 poin atau 1,15% ke 4.756,53.

Sekitar 7,2 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian sepanjang bulan ini sebanyak 7,4 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
30 menit yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
1 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
3 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
4 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
6 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved