Swasta Sebut Pemerintah Hanya Prioritaskan BUMN

Sabtu, 12 September 2015 - 18:28 WIB
Swasta Sebut Pemerintah...
Swasta Sebut Pemerintah Hanya Prioritaskan BUMN
A A A
JAKARTA - Pengusaha swasta mengungkapkan bahwa saat ini sikap pemerintah masih saja tidak imbang dengan hanya memprioritaskan kepentingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sementara kepentingan swasta justru dikesampingkan.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryani SF Motik mengaku bahwa pemerintah seakan memiliki kecenderungan bahwa dunia usaha adalah warga negara kelas dua. Orientasi pemerintah masih kepada BUMN, yang sejatinya juga punya tugas sebagai agen pembangunan (agent of development).

"Ini kelihatannya dunia usaha itu orang yang dibutuhkan tapi juga kurang ditengok. Apalagi sekarang, pemerintah punya kecenderungan dunia usaha warga negara kelas dua. Orientasinya masih ke BUMN. Itu yang kita melihat seperti itu," katanya di Jakarta, Sabtu (12/9/2015).

Sebagai agen pembangunan, sambung dia, perusahaan pelat merah sejatinya tidak bisa hanya mengejar keuntungan semata. Berbeda dengan pengusaha swasta yang menurutnya memang berorientasi kepada keuntungan.

"Misalnya saat Lino (Dirut Pelindo II-RJ Lino)bilang i am make this company rich. Buat saya itu salah. Karena tugasnya Lino sebagai dirut BUMN, dia bukan hanya membuat itu perusahaan Pelindo II kaya," imbuh dia.

Menurut Suryani, RJ Lino seharusnya menyingkirkan ego sentral dengan berniat menjadikan perusahaan negara tersebut kaya. Seharusnya, ia fokus kepada urusan memperlancar arus barang masuk dan keluar dari pelabuhan.

"Dia harus memperlancar arus barang pengusaha swasta yang ada. Jadi enggak boleh ada ego sentralnya. Ini belum ada dibenaknya pemerintahan sekarang. Memang ini sudah terjadi semenjak reformasi, bukan salah Jokowi saja. Jadi saya kira sudah waktunya orientasi dikembalikan lagi," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Hanya Swasta, Vaksinasi...
Tak Hanya Swasta, Vaksinasi Gotong Royong juga Menyasar Karyawan BUMN
Menteri BUMN dan Ketum...
Menteri BUMN dan Ketum Kadin Indonesia Tinjau Vaksinasi di Kampus Unpab Medan
Dorong UMK Naik Kelas,...
Dorong UMK Naik Kelas, Ini Langkah BUMN Surveyor Indonesia dan Kadin
Gandeng Kadin, Vaksinasi...
Gandeng Kadin, Vaksinasi Mandiri Ditargetkan untuk 10 Juta Orang
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Vaksin Sinopharm Kembali...
Vaksin Sinopharm Kembali Mendarat di Bandara Soetta, Hasil Keroyokan BUMN dan Kadin
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
4 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved