Wall Street Terkoreksi Setelah Fed Tunda Naikkan Suku Bunga
Jum'at, 18 September 2015 - 08:58 WIB
Wall Street Terkoreksi Setelah Fed Tunda Naikkan Suku Bunga
A
A
A
NEW YORK - Wall Street berakhir terkoreksi pada perdagangan Kamis waktu setempat setelah Federal Reserve (The Fed) menunda menaikkan suku bunga (Fed rate).
Penundaaan kenaikan suku bunga karena bank sentral Amerika Serikat (AS) khawatir terhadap ekonomi global, volatilitas pasar keuangan dan melemahnya inflasi, tetapi kemungkinan akan melakukan kebijakan pengetatan pada akhir tahun ini.
Fokus investor beralih ke pertemuan Fed berikutnya pada 27-28 Oktober karena mereka masih mencari waktu tepat untuk menaikkan suku bunga untuk kali pertama sejak tahun 2006.
"Semua ketidakpastian di pasar yang mengarah ke pertemuan ini masih bertahan di tempat. Ada sangat sedikit kejelasan yang diberikan," kata Kepala Investasi dari Context Asset Management John Culbertson, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (18/9/2015).
Dow Jones Industrial Average turun 65,21 poin atau 0,39% ke 16.674,74; indeks S&P 500 kehilangan 5,11 poin atau 0,26% ke 1.990,2; sedangkan Nasdaq Composite bertambah 4,71 poin atau 0,1% ke 4.893,95.
Hanya empat dari 10 sektor S & P besar berakhir lebih tinggi, dengan indeks utilitas naik 1,3%. Sektor keuangan berubah negatif selama komentar Yellen dan berakhir turun 1,3% sementara sektor telekomunikasi turun 1,1%.
Perdagangan berat, dengan hampir 8 miliar saham berpindah tangan di bursa AS pada hari Rabu, sejalan dengan rata-rata harian selama 20 hari perdagangan sebelumnya sebanyak 8,1 miliar saham.
Penundaaan kenaikan suku bunga karena bank sentral Amerika Serikat (AS) khawatir terhadap ekonomi global, volatilitas pasar keuangan dan melemahnya inflasi, tetapi kemungkinan akan melakukan kebijakan pengetatan pada akhir tahun ini.
Fokus investor beralih ke pertemuan Fed berikutnya pada 27-28 Oktober karena mereka masih mencari waktu tepat untuk menaikkan suku bunga untuk kali pertama sejak tahun 2006.
"Semua ketidakpastian di pasar yang mengarah ke pertemuan ini masih bertahan di tempat. Ada sangat sedikit kejelasan yang diberikan," kata Kepala Investasi dari Context Asset Management John Culbertson, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (18/9/2015).
Dow Jones Industrial Average turun 65,21 poin atau 0,39% ke 16.674,74; indeks S&P 500 kehilangan 5,11 poin atau 0,26% ke 1.990,2; sedangkan Nasdaq Composite bertambah 4,71 poin atau 0,1% ke 4.893,95.
Hanya empat dari 10 sektor S & P besar berakhir lebih tinggi, dengan indeks utilitas naik 1,3%. Sektor keuangan berubah negatif selama komentar Yellen dan berakhir turun 1,3% sementara sektor telekomunikasi turun 1,1%.
Perdagangan berat, dengan hampir 8 miliar saham berpindah tangan di bursa AS pada hari Rabu, sejalan dengan rata-rata harian selama 20 hari perdagangan sebelumnya sebanyak 8,1 miliar saham.
(rna)
Lihat Juga :