The Fed Tahan Suku Bunga Masih Berdampak ke Rupiah

Jum'at, 18 September 2015 - 23:27 WIB
The Fed Tahan Suku Bunga...
The Fed Tahan Suku Bunga Masih Berdampak ke Rupiah
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo mengatakan, ditahannya suku bunga The Fed masih akan berdampak terhadap rupiah.

Pasalnya, selama ini kebanyakan masyarakat Indonesia masih melakukan transaksi menggunakan valuta asing (valas) di dalam negeri. (Baca: The Fed Kembali Tunda Naikkan Suku Bunga).

"Masih ada penggunaan rupiah yang masuk belum meluas di Indonesia. Kalau kita juga masih ada kewajiban-kewajiban yang mesti dibayar karena ada utang yang jatuh waktu dan mesti cukup banyak untuk dibayar. Sehingga akan ada tekanan terhadap rupiah, termasuk pasar modal," jelasnya di Gedung BI, Jumat (18/9/2015).

Meski demikian, ke depan diharapkan kondisi ekonomi Indonesia bisa membaik di mana pencairan anggaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat dilakukan dengan baik. (Baca: Darmin Nasution Nilai The Fed Dilema).

"Kalau Indonesia bisa tumbuh 4,7%-5,1% itu baik. Tapi kita butuh optimisme. Semua harus melakukan satu upaya bersama untuk menggerakkan ekonomi Indonesia," ujar Agus.

Di samping itu, BI masih melihat adanya tekanan karena dana asing yang masuk ke Indonesia periode Januari-September 2015 hanya Rp40 triliun, berbeda dengan tahun lalu yang mencapai Rp170 triliun.

Dia menuturkan, hal itu disebabkan gejolak di pasar modal karena semua pihak menunggu perkembangan ekonomi AS. (Baca: Pemerintah RI Sarankan The Fed Naikkan Suku Bunga).

"Itu pengaruh ada capital reversed di pasar modal. Ini semua karena masih menunggu perkembangan AS," tutupnya.

Baca Juga:

The Fed Diperkirakan Naikkan Suku Bunga pada Desember

The Fed dan BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Dibuka Tergelincir

Kata Menkeu Bambang The Fed Tunda Naikkan Suku Bunga

Menkeu: Jika Suku Bunga The Fed Naik, Bagus bagi RI
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat ke Rp16.240,...
Rupiah Menguat ke Rp16.240, Powell Singgung Pemangkasan Suku Bunga AS
Cemas Menanti Kebijakan...
Cemas Menanti Kebijakan The Fed, Rupiah Jadi Galau Hari Ini
Rupiah Berpotensi Menguat...
Rupiah Berpotensi Menguat Imbas Sentimen The Fed
Rupiah Ditentukan oleh...
Rupiah Ditentukan oleh Kekuatan BI dan The Fed
Rupiah Sukses Melibas...
Rupiah Sukses Melibas Dolar Usai Pernyataan Gubernur The Fed
Rupiah Tak Berdaya Lawan...
Rupiah Tak Berdaya Lawan Dolar AS Gegara The Fed
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
33 menit yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
1 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
2 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
4 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
4 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
5 jam yang lalu
Infografis
Stop Ekspor Suku Cadang...
Stop Ekspor Suku Cadang Jet Tempur Siluman F-35 ke Israel!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved