Emiten Diminta Terbuka Jika Lakukan PHK

Selasa, 22 September 2015 - 17:24 WIB
Emiten Diminta Terbuka...
Emiten Diminta Terbuka Jika Lakukan PHK
A A A
JAKARTA - Perusahaan yang sahamnya sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau emiten diminta harus terbuka jika melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya kepada publik.

Kepala Riset PT MNC Securities Edwin Sebayang menyampaikan, hal ini sebagai bagian dalam menjalankan sistem corporate governance yang berlaku jika sudah mencatatkan saham di BEI.

"Harusnya perusahaan terbuka akui jika ada PHK, ini masalah corporate governance," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Dia menjelaskan, meskipun PHK merupakan bagian dari efisiensi pengeluaran ketika terjadi perlambatan ekonomi maka harus disampaikan kepada publik.

"Merupakan cara mengurangi cost dengan mengurangi penggunaan karyawan, harusnya terbuka," jelas Edwin.

Sampai saat ini, dia menambahkan, belum ada emiten yang menyatakan secara terbuka sudah melakukan pemecatan kepada karyawannya.

"So far belum ada. Kalau mau dicari mungkin bisa di grup perusahaan batu bara, emiten berbasis batu bara yang kinerjanya sudah tersendat lama, sedangkan retail belum," pungkasnya.

Baca:

Rupiah Terus Tertekan, PHK Berlanjut hingga Akhir Tahun

10 Perusahaan dengan PHK Terbesar dalam Dua Dekade
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
Teknologi Ini Diklaim...
Teknologi Ini Diklaim Mampu Cegah PHK Massal di Industri Startup
Ngamuk Rekannya Kena...
Ngamuk Rekannya Kena PHK, Ratusan Karyawan Google Mogok Kerja
Samsung Gelar PHK Massal,...
Samsung Gelar PHK Massal, 30% Karyawan Global Terancam
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved