Bursa Asia Dibuka Variatif Terimbas Wall Street

Kamis, 24 September 2015 - 10:38 WIB
Bursa Asia Dibuka Variatif...
Bursa Asia Dibuka Variatif Terimbas Wall Street
A A A
TOKYO - Bursa saham Asia berbalik variatif (mixed) pada perdagangan Kamis, dengan indeks Nikkei 225 memperdalam kerugian pascadibuka setelah libur panjang.

Dikutip dari CNBC, koreksi tersebut terimbas melemahnya bursa Wall Street semalam di tengah kemerosotan lebih lanjut pada harga komoditas ditambahkan kegugupan pedagang di Tokyo.

Indeks saham utama AS ditutup turun sedikit, dengan saham komoditas yang paling terkena imbas untuk sesi kedua dari data manufaktur AS dan China yang suram, sehingga menambah kekhawatiran pertumbuhan.

Indeks manajer pembelian China (PMI) berdasarkan survei flash Caixin jatuh ke posisi terendah 6,5 tahun pada September menjadi 47,0. Sementara menurut survei awal Markit, pertumbuhan di sektor manufaktur AS menunjukkan perubahan selama September, melambat dari Agustus menjadi 53, paling lemah dalam hampir dua tahun.

Ineks Nikkei 225 dibuka anjlok 422,76 poin atau 2,34% enjadi 17.647,45; Indeks Hang Seng tergerus 146,16 poin atau 0,69% ke 21.156,75, sedangkan indeks Shanghai Composite naik tipis 4,91 poin atau 0,25% ke 3.120,11.

Indeks Nikkei di Bursa Efek Tokyo dibuka jatuh ke level terendah dua pekan setelah lima hari libur. Saham automotif mengalami kajatuhan terbesar karena merespon berita bahwa Volkswagen melakukan kecurangan dalam uji emisi kendaraan.

Sementara indeks Shanghai Composite China berhasil naik, setelah jatuh 2,2% pada hari sebelumnya pascapengumuman melemahnya data manufaktur. Adapun indeks Hang Seng di Hong Kong dibuka negatif ke level terendah dalam dua pekan.

Baca:

Wall Street Berakhir Turun Dipicu Data Manufaktur

Indeks Manufaktur China Jatuh ke Level Terendah 6,5 Tahun
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gara-gara China, Bursa...
Gara-gara China, Bursa Asia Dibuat Kelepekan
Terimbas Wall Street,...
Terimbas Wall Street, Bursa Asia Kompak Berguguran
Omicron Obrak-Abrik...
Omicron Obrak-Abrik Bursa Saham Asia Pasifik
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat Tipis Saat Bursa Asia Tergelincir
IHSG Dibuka Tergelincir...
IHSG Dibuka Tergelincir Iringi Kejatuhan Bursa Utama Asia
IHSG Ditutup Ambruk...
IHSG Ditutup Ambruk 1,37% Saat Bursa Asia Terkapar
Berita Terkini
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
27 menit yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
1 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
12 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
12 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
12 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
13 jam yang lalu
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved