Menkeu: PP Pusat Logistik Berikat Tinggal Disahkan Jokowi

Selasa, 29 September 2015 - 22:24 WIB
Menkeu: PP Pusat Logistik...
Menkeu: PP Pusat Logistik Berikat Tinggal Disahkan Jokowi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menyampaikan, salah satu paket kebijakan yang disampaikan sore ini, ada poin yang membahas soal peraturan pemerintah (PP) terkait pusat logistik berikat.

Peraturan pemerintah tersebut dipastikan sudah siap dan tinggal disahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat agar menciptakan fasilitas sektor industri yang lebih efisien.

"Peraturan pemerintah untuk pusat logistik berikat sudah siap. Tinggal disahkan presiden setelah disahkan oleh Menko Perekonomian. Kami ingin fasilitas sektor industri kita lebih efisien," kata Bambang di Istana negara, Selasa (29/9/2015).

Nantinya, pusat logistik untuk barang input manufaktur akan ada di gudang berikat tersebut. Jadi, ungkapnya, tidak perlu impor dan tinggal mengambil saja di gudang berikat.

"Rencananaya sampai jelang akhir tahun ada dua pusat logsitik berikat yang siap. Satu di cikarang untuk manufaktur dan Merak untuk BBM," ungkap dia.

Pihaknya berharap, dengan pusat dan gudang BBM yang mudah diakses, Indonesia tak perlu lagi impor BBM. "Ke depan kami harap Indonesia jadi pusat logsitik berikat Asia Tenggara karena pasar terbesarnya adalah Indonesia. Kami harap daya saing kita di berikat lebih kuat dan akan lebih banyak lagi nanti pusat berikat dibangun," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Empat Opsi Kebijakan...
Empat Opsi Kebijakan dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional
Kemenkeu Berkomitmen...
Kemenkeu Berkomitmen Jalankan Kebijakan Penyederhanaan Tarif Cukai
BUMN Dapat Dana Rp152...
BUMN Dapat Dana Rp152 Triliun Buat Pulihkan Ekonomi RI, Ini Kriterianya
Mengenal Lima Prioritas...
Mengenal Lima Prioritas Utama Kebijakan Fiskal Tahun 2022
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan...
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Minus 0,45%
Kemenkeu Rampungkan...
Kemenkeu Rampungkan Revisi APBN 2020 dalam Dua Minggu
Berita Terkini
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
14 menit yang lalu
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
1 jam yang lalu
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
9 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
10 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
12 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved