Wall Street Ditutup Menguat Setelah Alami Turbulensi

Rabu, 30 September 2015 - 08:42 WIB
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Menguat Setelah Alami Turbulensi
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street ditutup menguat setelah berfluktuasi karena kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi global membuat investor berhati-hati karena lebih dari satu bulan mengalami turbulensi.

Tujuh dari 10 sektor di indeks S&P naik, dengan sektor kesehatan naik 0,9%, mengakhiri koreksi tujuh hari beruntun karena keuntungan Johnson & Johnson dan Gilead Sciences.

Saham sektor farmasi dan biotek saham telah menghadapi tekanan setelah calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton mengkritik harga obat pekan lalu.

"Kami mengambil nafas setelah koreksi tajam yang kita lihat kemarin dan dalam beberapa hari terakhir. Saya tidak akan terkejut jika saham sedikit mengalami koreksi untuk mencapai kestabilan," kata Kepala Perdagangan Ekuitas di Apex Capital Robert Francello, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (30/9/2015).

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,3% menjadi berakhir di 16.049,13 dan indeks S&P 500 menguat 0,12% menjadi 1.884,09. Sementara Nasdaq Composite turun 0,59% menjadi 4.517,32.

Investor menunggu data tenaga kerja, yang dijadwalkan akan dirilis akhir pekan ini waktu AS. Data pada Selasa menunjukkan indeks kepercayaan konsumen naik menjadi 103,0 pada September, di atas ekspektasi ekonom sebesar 96,1.

Menurut data Thomson Reuters, sekitar 7,9 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di atas rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sebanyak 7,3 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
10 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
10 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
11 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
11 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
11 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
11 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved