INSW Diyakini Bantu Pelaksanaan Paket September II
Rabu, 30 September 2015 - 14:02 WIB
INSW Diyakini Bantu Pelaksanaan Paket September II
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro meyakini portal Indonesia National Single Window (INSW) dapat membantu terlaksananya paket kebijakan ekonomi September II yang kemarin dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Bambang menjelaskan, proses perizinan ekspor dan impor akan dipermudah dan menghapus terhadao ketentuan yang dinilai tidak sesuai. Jika proses perizinannya lebih cepat maka tidak lagi menjadi masalah yang dihadapi pengusaha. (Baca: Permudah Izin Ekspor-Impor, Pemerintah Luncurkan INSW).
"Peran PP INSW ini penting, yakni mengawal implementasi kebijakan yang kemarin baru kita keluarkan lanjutannya. ‎Dengan ini ekspor impor bisa lebih cepat. Dan akan lebih mudah dipantau dan dikontrol, data perizinan ekspor dan impr dari K/L juga bisa dipantau, sehingga semua mengalir. Semua Data yang diperlukan masyarakat ada. Dengan demikian portal INSW akan jadi single referensi masyarakat," terangnya di Jakarta, Rabu (30/9/2015).
Peresmian portal ini, kata dia, ditandai dengan format baru dari website INSW untuk meningkatkan kualitas layanan, kebijakan ekspor dan impor. "Di samping perubahan format web, juga ada penambahan fitur layanan. Submission dan rekomendasi perizinan. Ini untuk memudahkan pelaku usaha mengruus perizinan," katanya.
Jadi, lanjut Bambang, pengusaha nantinya cukup satu kali mengisi permohonan ke portal INSW dan INSW akan melanjutkan ke K/L terkait. Proses tersebut tidak akan memakan waktu lama dan Bambang memastikan keakuratannya.
Bambang menjelaskan, proses perizinan ekspor dan impor akan dipermudah dan menghapus terhadao ketentuan yang dinilai tidak sesuai. Jika proses perizinannya lebih cepat maka tidak lagi menjadi masalah yang dihadapi pengusaha. (Baca: Permudah Izin Ekspor-Impor, Pemerintah Luncurkan INSW).
"Peran PP INSW ini penting, yakni mengawal implementasi kebijakan yang kemarin baru kita keluarkan lanjutannya. ‎Dengan ini ekspor impor bisa lebih cepat. Dan akan lebih mudah dipantau dan dikontrol, data perizinan ekspor dan impr dari K/L juga bisa dipantau, sehingga semua mengalir. Semua Data yang diperlukan masyarakat ada. Dengan demikian portal INSW akan jadi single referensi masyarakat," terangnya di Jakarta, Rabu (30/9/2015).
Peresmian portal ini, kata dia, ditandai dengan format baru dari website INSW untuk meningkatkan kualitas layanan, kebijakan ekspor dan impor. "Di samping perubahan format web, juga ada penambahan fitur layanan. Submission dan rekomendasi perizinan. Ini untuk memudahkan pelaku usaha mengruus perizinan," katanya.
Jadi, lanjut Bambang, pengusaha nantinya cukup satu kali mengisi permohonan ke portal INSW dan INSW akan melanjutkan ke K/L terkait. Proses tersebut tidak akan memakan waktu lama dan Bambang memastikan keakuratannya.
(izz)
Lihat Juga :