IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Lirik Saham Ini
Kamis, 01 Oktober 2015 - 08:13 WIB
IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Lirik Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan jika didukung sentimen positif.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan mmenguat jika didorong aksi beli asing yang meningkat dibarengi dengan aksi beli investor lokal, hingga rilis inflasi yang diharapkan dapat direspon positif.
"Namun demikian, tetap cermati jika mulai ada pihak-pihak yang memanfaatkan penguatan tersebut untuk menarik IHSG ke bawah.Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Kamis (1/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.150-4.175 dan resisten 4.245-4.257. Laju IHSG kemarin bertahan di atas area target support 4.020-4.089 dan mampu melampaui target resisten 4.195-4.215.
"Meski sebelumnya kami mengkhawatirkan akan adanya pelemahan seiring potensi terjadinya aksi jual memanfaatkan penguatan sebelumnya, namun laju IHSG dapat bertahan di zona hijaunya," jelas Reza.
Reza menyampaikan, walaupun ada aksi jual, namun tampaknya pelaku pasar masih mempertahankan aksi belinya, sehingga laju IHSG dapat bertahan positif.
Saham-saham bank yang sudah beberapa waktu mengalami pelemahan, kembali diburu pelaku pasar. Tidak hanya itu, beberapa saham lainnya juga turut menopang penguatan IHSG.
Kedua sektor tersebut, keuangan dan perdagangan sama-sama memimpin penguatan. Tidak hanya itu, membaiknya laju bursa saham global dan menguatnya kembali rupiah turut membantu penguatan.
Penguatan rupiah dan transaksi asing yang nett buy mampu mengantarkan IHSG ke zona hijaunya. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp522,87 miliar menjadi net buy Rp288,06 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Matahari Putra Prima Tbk (LPPF), PT Modernland Realty Tbk (MDLN), dan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan mmenguat jika didorong aksi beli asing yang meningkat dibarengi dengan aksi beli investor lokal, hingga rilis inflasi yang diharapkan dapat direspon positif.
"Namun demikian, tetap cermati jika mulai ada pihak-pihak yang memanfaatkan penguatan tersebut untuk menarik IHSG ke bawah.Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Kamis (1/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.150-4.175 dan resisten 4.245-4.257. Laju IHSG kemarin bertahan di atas area target support 4.020-4.089 dan mampu melampaui target resisten 4.195-4.215.
"Meski sebelumnya kami mengkhawatirkan akan adanya pelemahan seiring potensi terjadinya aksi jual memanfaatkan penguatan sebelumnya, namun laju IHSG dapat bertahan di zona hijaunya," jelas Reza.
Reza menyampaikan, walaupun ada aksi jual, namun tampaknya pelaku pasar masih mempertahankan aksi belinya, sehingga laju IHSG dapat bertahan positif.
Saham-saham bank yang sudah beberapa waktu mengalami pelemahan, kembali diburu pelaku pasar. Tidak hanya itu, beberapa saham lainnya juga turut menopang penguatan IHSG.
Kedua sektor tersebut, keuangan dan perdagangan sama-sama memimpin penguatan. Tidak hanya itu, membaiknya laju bursa saham global dan menguatnya kembali rupiah turut membantu penguatan.
Penguatan rupiah dan transaksi asing yang nett buy mampu mengantarkan IHSG ke zona hijaunya. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp522,87 miliar menjadi net buy Rp288,06 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Matahari Putra Prima Tbk (LPPF), PT Modernland Realty Tbk (MDLN), dan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).
(rna)
Lihat Juga :