Tancap Gas, Jokowi Segera Rilis Paket Kebijakan Jilid III
Kamis, 01 Oktober 2015 - 14:34 WIB
Tancap Gas, Jokowi Segera Rilis Paket Kebijakan Jilid III
A
A
A
JAKARTA - Belum genap sepekan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merilis paket kebijakan ekonomi jilid II, kini mantan Gubernur DKI Jakarta ini langsung tancap gas untuk merilis paket kebijakan ekonomi jilid III.
Jokowi mengatakan, paket kebijakan III ini merupakan stimulus jangka pendek yang dampaknya bisa dirasakan masyarakat. Rencananya, paket tersebut dapat diluncurkan awal pekan depan. (Baca: PDIP Kritik Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi).
"Saya kira paket ekonomi yang ketiga ini jangka pendek, coba dilihat apakah memungkinkan yang pertama bunga bank bisa turun dengan mengefisiensikan biaya-biaya yang ada di dalam bank, tolong dihitung," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2015).
Selain itu, sambung mantan Wali Kota Solo ini, paket ini harus bisa membangkitkan daya beli masyarakat dan sektor padat karya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diminta untuk mengeluarkan dana untuk dikucurkan ke desa.
"Kementan juga ada dana yang dikeluarkan untuk irigasi. Yang ketiga padat karya besar ada di dana desa saya harap Pak Mendagri fokuskan di padat karya saja entah membuat irigasi, membuat jalan. Saya lihat di Karawang betul pekerjaannya membuat selokan kampung tapi orangnya tidak banyak," tutur Jokowi.
Selanjutnya, sambung dia, restrukturisasi untuk usaha kecil dan menengah (UKM) yang saat ini masih banyak terjadi masalah di lapangan. (Baca: Ini Isi Paket Kebijakan Ekonomi September II Jokowi).
"Saya kira jangka pendek ini yang masih kita perlukan untuk bisa ditangkap secara positif bahwa ada upaya pemerintah yang nyata dan konkret," terangnya.
Terakhir, pengusaha mebel ini juga meminta dalam paket kebijakan III ini PT Pertamina (Persero) dapat menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) meskipun sedikit.
"Juga ada dua hal lagi yang berkaitan dengan BBM. Dihitung lagi Pertamina, coba dihitung lagi oleh Pertamina. Tolong dihitung lagi apakah masih mungkin premium itu diturunkan, meskipun sedikit," tandas Jokowi.
Baca:
DPR Tunggu Kemanjuran Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi
Paket Kebijakan Ekonomi Jangan Setengah-setengah
Jokowi mengatakan, paket kebijakan III ini merupakan stimulus jangka pendek yang dampaknya bisa dirasakan masyarakat. Rencananya, paket tersebut dapat diluncurkan awal pekan depan. (Baca: PDIP Kritik Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi).
"Saya kira paket ekonomi yang ketiga ini jangka pendek, coba dilihat apakah memungkinkan yang pertama bunga bank bisa turun dengan mengefisiensikan biaya-biaya yang ada di dalam bank, tolong dihitung," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2015).
Selain itu, sambung mantan Wali Kota Solo ini, paket ini harus bisa membangkitkan daya beli masyarakat dan sektor padat karya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diminta untuk mengeluarkan dana untuk dikucurkan ke desa.
"Kementan juga ada dana yang dikeluarkan untuk irigasi. Yang ketiga padat karya besar ada di dana desa saya harap Pak Mendagri fokuskan di padat karya saja entah membuat irigasi, membuat jalan. Saya lihat di Karawang betul pekerjaannya membuat selokan kampung tapi orangnya tidak banyak," tutur Jokowi.
Selanjutnya, sambung dia, restrukturisasi untuk usaha kecil dan menengah (UKM) yang saat ini masih banyak terjadi masalah di lapangan. (Baca: Ini Isi Paket Kebijakan Ekonomi September II Jokowi).
"Saya kira jangka pendek ini yang masih kita perlukan untuk bisa ditangkap secara positif bahwa ada upaya pemerintah yang nyata dan konkret," terangnya.
Terakhir, pengusaha mebel ini juga meminta dalam paket kebijakan III ini PT Pertamina (Persero) dapat menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) meskipun sedikit.
"Juga ada dua hal lagi yang berkaitan dengan BBM. Dihitung lagi Pertamina, coba dihitung lagi oleh Pertamina. Tolong dihitung lagi apakah masih mungkin premium itu diturunkan, meskipun sedikit," tandas Jokowi.
Baca:
DPR Tunggu Kemanjuran Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi
Paket Kebijakan Ekonomi Jangan Setengah-setengah
(izz)
Lihat Juga :