Bank Sentral Jepang Tahan Beri Stimulus Tambahan

Rabu, 07 Oktober 2015 - 11:51 WIB
Bank Sentral Jepang...
Bank Sentral Jepang Tahan Beri Stimulus Tambahan
A A A
TOKYO - Bank Sentral Jepang (BOJ) menahan diri untuk memberi stimulus tambahan pada Rabu, bahkan di tengah merosotnya ekspor dan penurunan harga minyak yang bisa mengancam ekonomi berada dalam jalur untuk mencapai target inflasi 2% pada tahun depan.

Namun, kekhawatiran berlanjut mengenai resesi akan menjaga bank sentral di bawah tekanan untuk melakukan pelonggaran stimulus dalam pertemuan berikutnya pada 30 Oktober, yang diharapkan dapat memangkas perkiraan ekonomi dan suku bunga dalam jangka panjang.

Seperti yang diperkirakan sebelumnya, bank sentral mempertahankan komitmennya untuk meningkatkan basis moneter pada tingkat tahunan sebesar 80 triliun yen atau setara USD666 miliar melalui pembelian aset agresif.

"Ekonomi Jepang terus mengalami pemulihan secara moderat meskipun ekspor dan produksi telah dipengaruhi oleh perlambatan di negara berkembang," kata BOJ dalam sebuah pernyataannya, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (7/10/2015).

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan menggelar konferensi pers pada pukul 15.30 waktu setempat untuk menjelaskan keputusan kebijakan. BOJ telah membuat kebijakan moneter yang stabil sejak memperluas stimulus pada Oktober tahun lalu.

"Keputusan itu muncul seperti yang diperkirakan. Saya masih berharap BOJ akan melonggarkan kebijakan lebih lanjut akhir bulan ini," kata Kepala Ekonom Pasar di Mizuho Securities Yasunari Ueno.

Ekonomi Jepang menyusut pada bulan April-Juni dan beberapa analis memperkirakan kontraksi akan terjadi pada Juli-September, di tengah merosotnya permintaan global dan lemahnya konsumsi.

Harga konsumen inti turun pada Agustus, menandai penurunan tahunan pertama sejak BOJ melakukan program stimulus besar-besaran lebih dari dua tahun lalu, sehingga muncul keraguan tentang apakah mencetak uang sendiri dapat mempercepat inflasi 2%.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Resesi Seks Bikin Jepang...
Resesi Seks Bikin Jepang Lengser dari Peringkat Ketiga Ekonomi Terbesar Dunia
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
5 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
5 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
5 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
6 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
6 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
6 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved