Rizal Ramli: Pejabat Indonesia Gampang Disogok

Kamis, 08 Oktober 2015 - 12:13 WIB
Rizal Ramli: Pejabat...
Rizal Ramli: Pejabat Indonesia Gampang Disogok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengungkapkan, Indonesia memiliki banyak kekayaan sumber daya alam (SDA), salah satunya ladang pertambangan emas di Grasberg, Papua. Sayangnya, sumur emas tersebut justru lebih banyak dikuasai asing, dalam hal ini PT Freeport Indonesia.

Dia mengatakan, kekuasaan Freeport yang telah puluhan tahun mengeruk emas di Papua dapat terlihat dari setoran royalti yang diberikan perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut kepada pemerintah Indonesia.

Pemerintah yang sejatinya memiliki kekuasaan penuh atas ladang emas di Papua, hanya mendapat jatah royalti 1% dari Freeport.

"‎Kita dikasih kesempatan mineral, tembaga, emas batubara, tapi kebanyakan dikuasai asing dalam bentuk kontrak karya. Ada tambang Freeport yang sangat kaya. Tiga dari tambang emas terbesar di dunia. Indonesia cuma dapat (setoran) sedikit. Freeport cuma kasih 1%," katanya di Balai Sudirman, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Padahal, sambung mantan Menko bidang Perekonomian ini, negara-negara lain di dunia menarik royalti bagi perusahaan tambang sebesar 6% hingga 7%.

Menurut Rizal, sedikitnya jatah Indonesia terhadap tambang Freeport lantaran banyak pejabat di Indonesia yang mudah disogok. "Payung hukum Indonesia lemah. Ini karena pejabat Indonesia gampang disogok," imbuh dia.

Selain itu, Freeport dengan seenaknya membuang limbah galiannya yang mengandung mercury ke sungai Amugme, Papua. Bahkan, mereka tidak membayar denda atas pencemaran lingkungan yang dilakukannya dan lebih memilih menyuap pejabat-pejabat di Tanah Air.

"‎Ini karena pejabat Indonesia gampang disogok. Daripada bersihkan limbah, bayar aja pejabatnya, nego aja ama pejabatnya. Ini yang harus diubah," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasca Digulung Longsor,...
Pasca Digulung Longsor, Tambang Emas Grasberg Cave Freeport Baru Beroperasi 100% di 2026
Dihantam Dua Tragedi...
Dihantam Dua Tragedi Besar, Freeport Gagal Capai Target 2025
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Resmikan Pabrik Emas...
Resmikan Pabrik Emas Freeport, Prabowo Ceritakan Makna Angka 08 dalam Hidupnya
Prabowo Resmikan Smelter...
Prabowo Resmikan Smelter Emas Freeport Senilai Rp10 Triliun di Gresik
7 Pekerja Freeport Terjebak...
7 Pekerja Freeport Terjebak Longsor di Tambang Bawah Tanah, ESDM Pastikan Penanganan Cepat
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
1 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
2 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
2 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
2 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
3 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved