13 Perusahaan Tekstil Diambang Kebangkrutan

Jum'at, 09 Oktober 2015 - 13:42 WIB
13 Perusahaan Tekstil...
13 Perusahaan Tekstil Diambang Kebangkrutan
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan, ada 13 perusahaan tekstil dan produk tekstil (TPT) di Tanah Air diambang kebangkrutan, lantaran banyaknya produk tekstil bekas ilegal yang beredar di Indonesia.

Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan setidaknya ada 17 perusahaan yang bergerak di bidang TPT mengalami kesulitan. Delapan di antaranya telah menurunkan volume, lima perusahaan menyatakan akan ditutup dan empat perusahaan telah tutup.

Artinya, lanjut dia, saat ini ada 13 perusahaan TPT diambang kebangkrutan. Untuk itu, pihaknya akan fokus mencari solusi untuk 13 perusahaan tersebut agar tidak benar-benar bangkrut.

"Kita akan fokuskan‎ ke 13 perusahaan itu dulu, nanti tanggal 15 (Oktorber 2015) setelah kita ketemu di Semarang, selama satu minggu kita akan panggil mereka," katanya di gedung BKPM, Jakarta, Jumat (9/10/2015).

Adapun 17 perusahaan yang telah melaporkan kesulitannya tersebut mayoritas di Pulau Jawa seperti di Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Selain maraknya produk tekstil ilegal, sambung Franky, terancamnya 13 perusahaan tekstil tersebut lantaran bahan baku dari impor. Sementara, daya beli masyarakat kini tengah mengalami penurunan.

"‎Mereka kesulitan bahan baku impor, market dalam negeri turun, ekspor turun, banyak produk ilegal. Lebih banyak yang saya ketemu dari Bandung," imbuh dia.

Untuk itu, pemerintah dan BKPM telah menindaklanjuti ‎dengan membuat desk khusus investasi di sektor tersebut agar dapat terjalin komunikasi secara personal dengan manajemen perusahaan. Franky juga mendorong perusahaan-perusahaan tersebut memanfaatkannya.

‎"Saya berharap desk ini bisa jadi kontribusi nyata dalam menghadapi tantangan industri tekstil dan sepatu yang eksisting, sehingga mampu meningkatkan tenaga kerja dan meningkatkan produk ekspor Indonesia," tandasnya.

Baca Juga:

Menperin: Pakaian Bekas Ilegal Ancam Industri Tekstil
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Diacak-acak Barang Impor,...
Diacak-acak Barang Impor, Juragan Tekstil Sempat Nangis Darah
Permendag 8/2024 Bakal...
Permendag 8/2024 Bakal Direvisi Disambut Baik Asosiasi Tekstil
Mendorong Industri Tekstil...
Mendorong Industri Tekstil Tanah Air Mengedepankan Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
39 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Sabtu 13 Desember 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved