Indef Nilai Struktur Penarikan Cukai Rokok Tak Jelas

Senin, 12 Oktober 2015 - 12:42 WIB
Indef Nilai Struktur...
Indef Nilai Struktur Penarikan Cukai Rokok Tak Jelas
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai struktur penarikan‎ cukai rokok di Indonesia masih belum jelas. Pasalnya, pemerintah tidak pernah menjelaskan secara rinci dasar penerapan perbedaan penarikan cukai rokok.

"Ada 13 layer dalam penentuan cukai. Sampai hari ini kami tidak mendapat justifikasi apa yang mendasari perbedaan penerapan cukai," kata Direktur Indef Enny Sri Hartati di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Dia mencontohkan, pemerintah saat ini memberikan perbedaan tarif cukai untuk produksi rokok dengan kapasitas di atas 2 miliar batang‎ dengan produksi di bawahnya. Tujuannya, agar industri rokok kecil tidak terbebani dan masih bisa menjangkau tarif cukai tersebut.

"Ini untuk mengakomodasi besar dan kecil, tapi kalau seperti ini saja apakah misalnya yang produksi 1,9 miliar batang itu kan di bawah 2 miliar, itu apa ya kecil?" imbuh dia.

Menurutnya, struktur penarikan cukai seharusnya mempertimbangkan kandungan lokal. Ini dilakukan agar kepentingan nasional dapat terakomodir dengan baik.

"Misalnya, perbedaan layer salah satunya kalau kandungan lokalnya lebih tinggi maka perbedaan tarif, jadi tujuannya jelas. Mengakomodir kepentingan petani lokal dan dalam negeri," terang Enny.

Dia menambahkan, angka penyerapan tenaga kerja juga dapat dimasukkan dalam formula penentuan tarif cukai rokok. "Mengapa dalam perbedaan tarif tidak menggunakan basis tenaga kerja, kalau industri menyerap sekian tenaga kerja," tandasnya.

Baca Juga:

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Tak Bikin Industri Bangkrut
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi Tembakau, Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Perlu Jadi Pilihan
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Operasi Gempur Rokok...
Operasi Gempur Rokok Ilegal Bakal Sehatkan Industri Hasil Tembakau
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved