Minuman Berpemanis Diusulkan Jadi Objek Penarikan Cukai

Senin, 12 Oktober 2015 - 12:51 WIB
Minuman Berpemanis Diusulkan...
Minuman Berpemanis Diusulkan Jadi Objek Penarikan Cukai
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economic and Finance (Indef) mengusulkan agar minuman berpemanis dan berkarbonasi juga dijadikan objek penarikan cukai. Pasalnya, minuman-minuman tersebut juga memiliki dampak terhadap kesehatan manusia.

Direktur Indef Enny Sri Hartati mengungkapkan, pengenaan cukai sudah seharusnya ditujukan terhadap barang yang peredarannya perlu dikendalikan, salah satunya minuman berpemanis dan berkarbonasi.

"Barang-barang yang berdampak ke kesehatan, konsumsi berlebihan. Minuman karbonasi mengandung bahan pemanis yang sangat banyak jauh lebih berbahaya bagi kesehatan," katanya di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Selain itu, Enny juga mengusulkan agar minuman beralkohol (minol) lebih difokuskan untuk ditarik cukainya meski konsumsi minol tidak terlampau besar.

Kendati saat ini minol telah dikenakan tarif cukai, namun masih belum sebesar cukai rokok untuk realisasinya. (Baca: Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Tak Bikin Industri Bangkrut)

"Alkohol ini mestinya menjadi objek cukai dalam rangka pengendalian lebih ketat. Ini mestinya mendapat perhatian lebih, kalau di mana-mana ada tanda area bebas rokok mestinya ada area bebas minuman keras," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap, Cukai Minuman...
Siap-siap, Cukai Minuman Berpemanis Berlaku di Semester II-2025
Tarif Cukai Minuman...
Tarif Cukai Minuman Beralkohol Ikutan Naik di 2024, Intip Besarannya
Cukai Minuman Berpemanis...
Cukai Minuman Berpemanis Batal Berlaku di 2025, Potensi Kehilangan Penerimaan Rp3,8 T
Bea Cukai Ekspos Hasil...
Bea Cukai Ekspos Hasil Penindakan di Kalimantan Barat
Purbaya Batal Terapkan...
Purbaya Batal Terapkan Cukai Minuman Berpemanis di 2026, Ini Alasannya
Bea Cukai Lampung Gerebek...
Bea Cukai Lampung Gerebek Pabrik Minuman Keras Ilegal
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved