Kebijakan Pengupahan Harus Selaras dengan Produktivitas

Rabu, 14 Oktober 2015 - 14:35 WIB
Kebijakan Pengupahan...
Kebijakan Pengupahan Harus Selaras dengan Produktivitas
A A A
JAKARTA - Direktur Institute for Economics and Social Research I Kadek Dian Sutrisna Artha menilai, tingkat keberhasilan paket kebijakan jilid IV yang akan membahas upah tenaga kerja, tidak akan maksimal jika tidak diselaraskan dengan produktivitasnya.

Ketertarikan antara pemerintah, pengusaha terhadap kesejahteraan dan produktivitas buruh, menjadi sangat penting untuk indikator keberhasilan kebijakan ini.

"‎Kalau berbicara upah memang harus diselaraskan dengan productivity-nya. Ada interset buruh meningkatkan kesejahteraan. Interest pemerintah dan perusahaan bisnisnya harus tetap berjalan untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan‎. Jadi semua itu harus dipertimbangkan tidak hanya salah satu pihak," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Rabu (14/10/2015).

Menurutnya, kebijakan pengupahan buruh pada saat kondisi pelemahan ekonomi seperti sekarang memang dilema. Dilema tersebut terjadi dari sisi pengusaha dan buruh yang sama-sama mengalami ancaman dari kondisi ekonomi saat ini.

‎Satu sisi investor mengalami kondisi ekonomi yang susah baik itu instability ekonomi dan nilai tukar yang berimplikasi biaya bahan mentah naik. Namun, di sisi lain buruh juga terancam pemutusan hubungan kerja menjadi penganggur‎an.

"Nah ini, prioritas pertama saat ini bagaimana sistem pengupahan sekarang dapat mendorong investasi dan menyerap tenaga kerja dan memulihkan perekonomian," pungkasnya.

Baca Juga:

Pengamat: Seharusnya Isu Buruh Masuk Paket Kebijakan

Ini Bocoran Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV Jokowi
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
UU Ketenagakerjaan Berkeadilan...
UU Ketenagakerjaan Berkeadilan Harus Didukung Kebijakan Ekonomi Pro Rakyat
Kadin Minta Kebijakan...
Kadin Minta Kebijakan Pengupahan Berorientasi pada Pertumbuhan Ekonomi
Buruh Minta UMK 2022...
Buruh Minta UMK 2022 Naik 10%, Tuntut Plt Wali Kota Buat Kebijakan Khusus
Wacana UMK 2021 Tak...
Wacana UMK 2021 Tak Naik, Ini Sikap Buruh Jabar
Kenaikan Upah yang Rendah...
Kenaikan Upah yang Rendah Bisa Jadi Bumerang buat Ekonomi Tahun Depan
Menaker Bicara Soal...
Menaker Bicara Soal Kenaikan Upah Pekerja 15%: Kita Dengarkan Pengusaha Maupun Buruh
Berita Terkini
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
1 menit yang lalu
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
32 menit yang lalu
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
1 jam yang lalu
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
1 jam yang lalu
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
1 jam yang lalu
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved