Investor Jepang Paling Aktif Gali Informasi Izin Investasi 3 Jam

Senin, 19 Oktober 2015 - 23:25 WIB
Investor Jepang Paling...
Investor Jepang Paling Aktif Gali Informasi Izin Investasi 3 Jam
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan, meski baru akan diluncurkan pada 26 Oktober 2015, antusiasme investor Jepang terhadap izin investasi 3 jam sangat besar.

Menurut Kepala BKPM Franky Sibarani, investor Jepang tergolong paling aktif menanyakan mengenai perbaikan layanan investasi terbaru yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

“Jadi, saat ini kami telah menerima banyak inquiries terkait izin investasi 3 jam dari investor asing. Yang paling banyak dari Jepang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (19/10/2015).

Menurut Franky, investor Jepang yang menanyakan mayoritas merespons positif langkah pemerintah untuk menyederhanakan perizinan investasi tersebut.

Dia mengungkapkan, sebagian besar adalah investor baru, beberapa di antara adalah investor existing.

Investor Jepang tersebut menanyakan bagaimana persyaratan dan mekanisme izin investasi 3 jam. BKPM telah menetapkan SOP izin investasi 3 jam yang berisikan persyaratan yang harus dipenuhi investor untuk mendapatkan layanan investasi kilat tersebut.

Pertama, investor harus datang secara langsung dengan membawa flow chart proses produksi. Kemudian untuk proyek dengan nilai investasi paling sedikit Rp100 miliar dan/atau proyek yang mampu menyerap tenaga kerja Indonesia paling sedikit 1.000 orang.

Selain investor Jepang, beberapa perusahaan PMDN juga aktif menanyakan layanan izin investasi 3 jam tersebut.

“Jadi layanan izin investasi 3 jam dan layanan pengajuan izin prinsip secara online merupakan dua terobosan BKPM yang diharapkan dapat membantu investor asing dan domestik merealisasikan minatnya berinvestasi di Indonesia,” papar Franky.

BKPM telah menetapkan lima tahapan persiapan implementasi izin investasi 3 jam. Tahap pertama perumusan dan penerbitan dasar hukum. Tahap kedua pengumuman rekrutmen notaris dan persiapan sarana dan prasarana. Tahap ketiga seleksi administrasi dan wawancara notaris. Tahap keempat pendataan notaris oleh Kepala BKPM. Tahap kelima, persiapan akhir untuk peluncuran layanan izin investasi 3 Jam yang akan dilakukan pada tanggal 26 Oktober 2015.

BKPM mencatat, sepanjang 2010 hingga semester I 2015, realisasi investasi Jepang di Indonesia mencapai USD3,68 mliar, nomor dua terbesar setelah Singapura.

Dalam lima tahun terakhir, investasi Jepang di Indonesia direalisasikan dalam industri alat angkutan dan transportasi lainnya (53%); industri logam, mesin dan elektronik (17%); industri kimia dan farmasi (7%); serta industri makanan dan tekstil(masing-masing 4%).

Realisasi investasi Jepang untuk semester I 2015 Rp 19,72 triliun, meningkat jika dibandingkan dengan realisasi investasi pada semester I 2014 sebesar Rp16,19 triliun.

"Layanan izin investasi 3 jam merupakan bagian dari paket ekonomi jilid II yang diumumkan pemerintah 29 September yang lalu," ujar Franky.

Peluncuran izin investasi 3 jam ini diharapkan bermuara positif terhadap upaya pemerintah menarik minat investasi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penyerapan tenaga kerja Indonesia.

Baca juga:

BKPM Gerilya Cari Notaris untuk Perizinan Tiga Jam

Tiga Cara BKPM Penuhi Target Investasi Rp520 Triliun

BKPM: 100 Proyek Investasi Baru Butuh 43.000 Tenaga Kerja
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
1 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
3 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
3 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
4 jam yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
14 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
15 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved