IHSG Simpan Potensi Balik Arah, Perhatikan Saham Ini
Rabu, 21 Oktober 2015 - 08:07 WIB
IHSG Simpan Potensi Balik Arah, Perhatikan Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan untuk bertahan naik, namun juga menyimpan potensi pembalikan arah.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, hal itu seiring mulai meningkatnya aksi jual. Untuk itu, dia menyarankan perlu mewaspadai adanya imbas pelemahan tersebut.
"Utang gap di level 4.346-4.381 masih menjadi halangan. Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.544-4.558 dan resisten 4.610-4.623.Laju IHSG kemarin mampu bertahan di atas target support 4.525-4.558 dan mampu berada di atas target resisten 4.578-4.586.
Kemarin, IHSG yang sempat diperkirakan akan mengalami pelemahan di awal sesi, namun akhirnya laju IHSG masih dapat menunjukan kenaikannya.
"Pelaku pasar yang melakukan aksi beli masih mendominasi dibandingkan yang melakukan aksi jual. Laju IHSG masih dapat menguat di tengah sentimen negatif di antara pelemahan kembali rupiah dan penurunan sejumlah bursa saham Asia," jelas Reza.
Imbas penguatan laju bursa saham AS sebelumnya seiring kenaikan NAHB housing market index akan kinerja beberapa emiten yang akan membaik hingga kenaikan saham-saham teknologi dan bioteknologi memberikan sentimen positif bagi IHSG untuk tetap berada di zona positifnya.
Meski demikian, aura profit taking tetap ada, di mana jelang akhir sesi pelemahan mulai terlihat meskipun di akhir penutupan, level IHSG masih dapat tercatat lebih tinggi dari sebelumnya.
"Penguatan IHSG banyak ditopang oleh kembalinya transaksi asing melakukan aksi beli meskipun tidak banyak ditopang oleh laju rupiah yang masih melemah," ujarnya.
Transaksi asing kembali nett buy dari net buy Rp261,14 miliar menjadi net buy Rp54,91 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp199-Rp225. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp213.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.445-Rp1.520. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.450.
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.610-Rp1.710. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.645.
PT Unilever Tbk (UNVR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp38.300-Rp39.100. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp38.675.
PT Wika Beton Tbk (WTON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.020-Rp1.080. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.020.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, hal itu seiring mulai meningkatnya aksi jual. Untuk itu, dia menyarankan perlu mewaspadai adanya imbas pelemahan tersebut.
"Utang gap di level 4.346-4.381 masih menjadi halangan. Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.544-4.558 dan resisten 4.610-4.623.Laju IHSG kemarin mampu bertahan di atas target support 4.525-4.558 dan mampu berada di atas target resisten 4.578-4.586.
Kemarin, IHSG yang sempat diperkirakan akan mengalami pelemahan di awal sesi, namun akhirnya laju IHSG masih dapat menunjukan kenaikannya.
"Pelaku pasar yang melakukan aksi beli masih mendominasi dibandingkan yang melakukan aksi jual. Laju IHSG masih dapat menguat di tengah sentimen negatif di antara pelemahan kembali rupiah dan penurunan sejumlah bursa saham Asia," jelas Reza.
Imbas penguatan laju bursa saham AS sebelumnya seiring kenaikan NAHB housing market index akan kinerja beberapa emiten yang akan membaik hingga kenaikan saham-saham teknologi dan bioteknologi memberikan sentimen positif bagi IHSG untuk tetap berada di zona positifnya.
Meski demikian, aura profit taking tetap ada, di mana jelang akhir sesi pelemahan mulai terlihat meskipun di akhir penutupan, level IHSG masih dapat tercatat lebih tinggi dari sebelumnya.
"Penguatan IHSG banyak ditopang oleh kembalinya transaksi asing melakukan aksi beli meskipun tidak banyak ditopang oleh laju rupiah yang masih melemah," ujarnya.
Transaksi asing kembali nett buy dari net buy Rp261,14 miliar menjadi net buy Rp54,91 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp199-Rp225. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp213.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.445-Rp1.520. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.450.
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.610-Rp1.710. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.645.
PT Unilever Tbk (UNVR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp38.300-Rp39.100. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp38.675.
PT Wika Beton Tbk (WTON) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.020-Rp1.080. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.020.
(rna)
Lihat Juga :