Asia Mayoritas Melemah, IHSG Dibuka Naik Sedikit
Kamis, 22 Oktober 2015 - 09:14 WIB
Asia Mayoritas Melemah, IHSG Dibuka Naik Sedikit
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka naik sedikit, di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia. IHSG naik 8,54 poin atau 0,19% ke level 4.613,77.
IHSG kemarin ditutup reli, di tengah anjloknya bursa saham China. IHSG naik 19,40 poin atau 0,42% ke level 4.605,23.
Pagi hari ini, bursa Asia dibuka mayoritas negatif, jatuh ke level tertinggi dua bulan, menyusul penurunan Wall Street dipicu terkoreksinya saham sektor kesehatan dan komoditas. (Baca: Wall Street Jatuh Dipicu Anjloknya Saham Kesehatan)
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3% menjadi 134,17 pada pukul 09.04 di Tokyo. Indeks melonjak ke level tertinggi sejak 19 Agustus pada Rabu, memperpanjang reli Oktober sebesar 8,7% karena saham Jepang menguat di tengah spekulasi bahwa Bank Sentral Jepang akan meningkatkan program stimulus untuk membendung melemahnya pertumbuhan ekonomi.
"Saya merasa sulit untuk mendapatkan bullish terutama setelah reli. Saya melihat lebih banyak risiko daripada peluang, terutama sentimen dari China dan global," kata Kepala Penelitian di Craigs Investment Partners Ltd Mark Lister, seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (22/10/2015).
Indeks Nikkei 225 merosot 16,63 poin atau 0,09% ke level 18.526,30; indeks Strait Times naik 11,70 poin atau 0,39% ke 3.037,37; sedangkan indeks Shanghai melemah 12,91 poin atau 0,39% ke level 3.307,77.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp29 miliar dengan 19 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp117,11 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp9,35 miliar dan aksi beli Rp9,47 miliar. Tercatat 28 saham menguat, 24 saham melemah dan 31 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan koreksi terdalam adalah aneka industri melemah 1,27%, diikuti sektor manufaktur turun 0,59%. Sedangkan yang menguat tertinggi sektor pertambangan naik 1,31%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp400 menjadi Rp21.050, PT AStra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp275 menjadi Rp20.675 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp150 menjadi Rp10.700.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp100 menjadi Rp6.125, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp100 menjadi Rp38.600 dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melemah Rp75 menjadi Rp5.400.
Baca:
IHSG Diperkirakan Tertekan
IHSG Potensi ke Zona Merah, Perhatikan Saham Ini
IHSG kemarin ditutup reli, di tengah anjloknya bursa saham China. IHSG naik 19,40 poin atau 0,42% ke level 4.605,23.
Pagi hari ini, bursa Asia dibuka mayoritas negatif, jatuh ke level tertinggi dua bulan, menyusul penurunan Wall Street dipicu terkoreksinya saham sektor kesehatan dan komoditas. (Baca: Wall Street Jatuh Dipicu Anjloknya Saham Kesehatan)
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3% menjadi 134,17 pada pukul 09.04 di Tokyo. Indeks melonjak ke level tertinggi sejak 19 Agustus pada Rabu, memperpanjang reli Oktober sebesar 8,7% karena saham Jepang menguat di tengah spekulasi bahwa Bank Sentral Jepang akan meningkatkan program stimulus untuk membendung melemahnya pertumbuhan ekonomi.
"Saya merasa sulit untuk mendapatkan bullish terutama setelah reli. Saya melihat lebih banyak risiko daripada peluang, terutama sentimen dari China dan global," kata Kepala Penelitian di Craigs Investment Partners Ltd Mark Lister, seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (22/10/2015).
Indeks Nikkei 225 merosot 16,63 poin atau 0,09% ke level 18.526,30; indeks Strait Times naik 11,70 poin atau 0,39% ke 3.037,37; sedangkan indeks Shanghai melemah 12,91 poin atau 0,39% ke level 3.307,77.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp29 miliar dengan 19 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp117,11 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp9,35 miliar dan aksi beli Rp9,47 miliar. Tercatat 28 saham menguat, 24 saham melemah dan 31 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan koreksi terdalam adalah aneka industri melemah 1,27%, diikuti sektor manufaktur turun 0,59%. Sedangkan yang menguat tertinggi sektor pertambangan naik 1,31%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp400 menjadi Rp21.050, PT AStra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp275 menjadi Rp20.675 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp150 menjadi Rp10.700.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp100 menjadi Rp6.125, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp100 menjadi Rp38.600 dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melemah Rp75 menjadi Rp5.400.
Baca:
IHSG Diperkirakan Tertekan
IHSG Potensi ke Zona Merah, Perhatikan Saham Ini
(rna)
Lihat Juga :