Merpati Masih Berdarah-darah, Ini Langkah BUMN

Senin, 26 Oktober 2015 - 15:11 WIB
Merpati Masih Berdarah-darah,...
Merpati Masih Berdarah-darah, Ini Langkah BUMN
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkomitmen menyetop 'pendarahan' akibat kerugian yang diderita PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), pasca berhenti beroperasi.

Deputi Bidang Resturkturisasi dan Pengembangan Usaha BUMN Aloysius K Ro sedang memprioritaskan pembayaran hak karyawan, seperti pesangon serta gaji karyawan yang belum lunas.

"Prioritas utama stop bleeding sambil menata aset-aset tetap dioptimalkan karena ada panja aset. Merpati sekarang prioritas stop bleeding, caranya selesaikan hak-hak karyawan termasuk PT Leces, PT Iglas. Mereka stop operasi awal 2014," katanya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (26/10/2015).

Menurutnya, saat ini terdapat empat perusahaan yang rekam jejak kinerja keuangannya terpuruk mulai memiliki kinerja positif. Yakni, PT Varuna Tirta Prakasya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), PT Istaka Karya (Persero), dan PT Djakarta Lloyd (Persero).

"Terima kasih ke PLN karena kasih jasa angkut batu bara ke Djakarta Lloyd," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sah! Merpati Airlines...
Sah! Merpati Airlines Resmi Dinyatakan Pailit
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap Alasan Pembubaran Merpati Airlines
Bangkrut, Merpati Airlines...
Bangkrut, Merpati Airlines Tinggalkan Utang Rp10,9 Triliun
Intip Sejarah Merpati...
Intip Sejarah Merpati Airlines, Maskapai Kebanggaan yang Kini Bangkrut
Jokowi Resmi Bubarkan...
Jokowi Resmi Bubarkan Merpati Airlines, Segini Pesangon Eks Karyawan
PP Diteken Jokowi, Maskapai...
PP Diteken Jokowi, Maskapai Merpati Nusantara Airlines Resmi Bubar
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
30 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
59 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved