IHSG Potensi Reli Jika Tren Kenaikan Belum Terpatahkan
Selasa, 27 Oktober 2015 - 08:08 WIB
IHSG Potensi Reli Jika Tren Kenaikan Belum Terpatahkan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih memiliki potensi reli, sepanjang tren kenaikan belum terpatahkan.
Namun demikian, Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengingatkan untuk tetap mencermati potensi pembalikan arah melemah jika sentimen yang ada kurang mendukung.
"Laju IHSG masih menyisakan utang gap di level 4.616-4.627 dan 4.346-4.381 masih menjadi halangan. Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Selasa (27/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.621-4.650 dan resisten 4.705-4.715. Laju IHSG kemarin mampu bertahan di atas target support 4.615-4.638 dan mampu berada di atas target resisten 4.668-4.685.
Laju IHSG kemarin masih dapat mengalami kenaikan, di tengah perkiraan akan pembalikan arah melemah. Itu imbas menguatnya laju bursa saham AS dan Eropa dapat direspon baik oleh pelaku pasar, sehingga pelaku pasar pun masih melanjutkan aksi belinya.
"Namun tidak jarang juga pelaku pasar yang melakukan aksi jual memanfaatkan penguatan yang terjadi untuk profit taking," ujarnya.
Kondisi itu pula, dia menuturkan, yang membuat pergerakan IHSG cenderung naik tipis pada perdagangan awal pekan ini. Apalagi juga dibarengi dengan laju rupiah yang berbalik melemah seiring kembali menguatnya laju USD pascamerespon pelemahan sejumlah harga komoditas dan pergerakan harga obligasi yang cenderung variatif.
Secara perhitungan, transaksi asing mencatatkan aksi jual setelah memperhitungkan adanya transaksi right HMSP senilai Rp181,82 miliar. Tetapi, jika tidak termasuk transaksi tersebut maka asing kembali nett buy dari net buy Rp406,65 miliar menjadi net buy Rp2,59 triliun.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.010-Rp3.195. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.030.
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp16.450-Rp17.850. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp17.400.
PT Soechi Lines Tbk (SOCI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp485-Rp505. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp472.
PT Nirvana Development Tbk (NIRO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran Rp110-Rp135. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp119.
PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp715-Rp795. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp720.
Namun demikian, Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengingatkan untuk tetap mencermati potensi pembalikan arah melemah jika sentimen yang ada kurang mendukung.
"Laju IHSG masih menyisakan utang gap di level 4.616-4.627 dan 4.346-4.381 masih menjadi halangan. Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Selasa (27/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.621-4.650 dan resisten 4.705-4.715. Laju IHSG kemarin mampu bertahan di atas target support 4.615-4.638 dan mampu berada di atas target resisten 4.668-4.685.
Laju IHSG kemarin masih dapat mengalami kenaikan, di tengah perkiraan akan pembalikan arah melemah. Itu imbas menguatnya laju bursa saham AS dan Eropa dapat direspon baik oleh pelaku pasar, sehingga pelaku pasar pun masih melanjutkan aksi belinya.
"Namun tidak jarang juga pelaku pasar yang melakukan aksi jual memanfaatkan penguatan yang terjadi untuk profit taking," ujarnya.
Kondisi itu pula, dia menuturkan, yang membuat pergerakan IHSG cenderung naik tipis pada perdagangan awal pekan ini. Apalagi juga dibarengi dengan laju rupiah yang berbalik melemah seiring kembali menguatnya laju USD pascamerespon pelemahan sejumlah harga komoditas dan pergerakan harga obligasi yang cenderung variatif.
Secara perhitungan, transaksi asing mencatatkan aksi jual setelah memperhitungkan adanya transaksi right HMSP senilai Rp181,82 miliar. Tetapi, jika tidak termasuk transaksi tersebut maka asing kembali nett buy dari net buy Rp406,65 miliar menjadi net buy Rp2,59 triliun.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.010-Rp3.195. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.030.
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp16.450-Rp17.850. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp17.400.
PT Soechi Lines Tbk (SOCI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp485-Rp505. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp472.
PT Nirvana Development Tbk (NIRO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran Rp110-Rp135. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp119.
PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp715-Rp795. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp720.
(rna)
Lihat Juga :