IHSG Diprediksi Masih Tren Melemah, Perhatikan Saham Ini
Jum'at, 30 Oktober 2015 - 08:09 WIB
IHSG Diprediksi Masih Tren Melemah, Perhatikan Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih dalam tren melemah. Apalagi jika pelaku pasar kembali melancarkan aksi jualnya maka dapat membuat IHSG cenderung tertekan.
"Laju IHSG telah menutup utang gap 4.616-4.627 setelah utang gap 4.666-4.675 telah terlunasi, sehingga masih menyisakan utang gap di level 4.346-4.381. Tetap cermati sentimen yang ada," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (30/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.445-4.465 dan resisten 4.585-4.607. Laju IHSG kemarin bergerak di bawah target support 4.570-4.589 dan gagal mendekati target resisten 4.634-4.662.
Kemarin, belum jadinya The Fed untuk menaikan suku bunganya ternyata direspon negatif pelaku pasar, tidak hanya di Asia, namun juga di dalam negeri.
"Yang terlihat dari pergerakan IHSG yang cenderung mengalami pelemahan. Bahkan pelemahan yang terjadi di luar perkiraan kami sebelumnya, di mana lebih dari 2%," jelas Reza.
Pelaku pasar pun kian kencang dalam melakukan aksi jual. Akibatnya tren penurunan masih berlanjut. Harapan akan laju IHSG yang akan menguat seiring laju positif bursa saham AS tidak terjadi karena juga turut dibarengi maraknya aksi jual.
Sempat melemahnya laju rupiah di awal perdagangan, berkurangnya ekspektasi akan kinerja laporan keuangan setelah ter-price in-nya hasil rilis kinerja tesebut hingga beredarnya pesan yang mengatakan potensi terjadinya deadlock anggaran APBN 2016 memberikan tambahan sentimen negatif.
"Meskipun laju rupiah mampu berbalik menguat, namun tidak didukung oleh transaksi asing yang melanjutkan aksi jualnya," ujarnya.
Asing kembali nett sell dari net sell Rp387,52 miliar menjadi net sell Rp998,80 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Indofood CBP Makmur Tbk (ICBP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp13.050-Rp13.750. Rekomendasi lakukan pembelian ketika melemah (buy on weakness) di bawah Rp13.200.
PT Blue Bird Tbk (BIRD) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.000-Rp5.375. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.200.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.500-Rp5.875. Rekomendasi lakukan pembelian ketika melemah di bawah Rp5.500.
PT XL Axiata Tbk (EXCL) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.180-Rp3.380. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp3.200.
PT Elnusa Tbk (ELSA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp340-Rp375. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp345.
"Laju IHSG telah menutup utang gap 4.616-4.627 setelah utang gap 4.666-4.675 telah terlunasi, sehingga masih menyisakan utang gap di level 4.346-4.381. Tetap cermati sentimen yang ada," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (30/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.445-4.465 dan resisten 4.585-4.607. Laju IHSG kemarin bergerak di bawah target support 4.570-4.589 dan gagal mendekati target resisten 4.634-4.662.
Kemarin, belum jadinya The Fed untuk menaikan suku bunganya ternyata direspon negatif pelaku pasar, tidak hanya di Asia, namun juga di dalam negeri.
"Yang terlihat dari pergerakan IHSG yang cenderung mengalami pelemahan. Bahkan pelemahan yang terjadi di luar perkiraan kami sebelumnya, di mana lebih dari 2%," jelas Reza.
Pelaku pasar pun kian kencang dalam melakukan aksi jual. Akibatnya tren penurunan masih berlanjut. Harapan akan laju IHSG yang akan menguat seiring laju positif bursa saham AS tidak terjadi karena juga turut dibarengi maraknya aksi jual.
Sempat melemahnya laju rupiah di awal perdagangan, berkurangnya ekspektasi akan kinerja laporan keuangan setelah ter-price in-nya hasil rilis kinerja tesebut hingga beredarnya pesan yang mengatakan potensi terjadinya deadlock anggaran APBN 2016 memberikan tambahan sentimen negatif.
"Meskipun laju rupiah mampu berbalik menguat, namun tidak didukung oleh transaksi asing yang melanjutkan aksi jualnya," ujarnya.
Asing kembali nett sell dari net sell Rp387,52 miliar menjadi net sell Rp998,80 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Indofood CBP Makmur Tbk (ICBP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp13.050-Rp13.750. Rekomendasi lakukan pembelian ketika melemah (buy on weakness) di bawah Rp13.200.
PT Blue Bird Tbk (BIRD) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.000-Rp5.375. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.200.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.500-Rp5.875. Rekomendasi lakukan pembelian ketika melemah di bawah Rp5.500.
PT XL Axiata Tbk (EXCL) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.180-Rp3.380. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp3.200.
PT Elnusa Tbk (ELSA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp340-Rp375. Rekomendasi lakukan pembelian selama bertahan di atas Rp345.
(rna)
Lihat Juga :