ESDM: Tata Kelola Gas Rumit

Senin, 02 November 2015 - 22:29 WIB
ESDM: Tata Kelola Gas...
ESDM: Tata Kelola Gas Rumit
A A A
KUTA - Infrastruktur menjadi kendala untuk mendistribusikan gas, bahkan Indonesia juga tidak bisa memakai gasnya sendiri karena pembangunan infrastruktur tidak memadai.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja menjelaskan, tata kelola gas ini sangat kompleks dan rumit.

Dia mengatakan, suplay dan demand sangat berjauhan, maka dari itu dibutuhkan pembangunan infrastruktur untuk mengoneksikan satu sama lain.

"Kita sebenarnya memiliki kesempatan bersinergi membangun infrastrtuktur gas ini. Ketika kita sudah membangun infrastruktur ini kita bisa menggunakan gas dalam negeri sendiri. Selama ini gas yang kita pakai itu ekspor, selain itu juga bisa menjadi lebih efesien," ujarnya di Kuta, Badung, Senin (2/11/2015).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur selama 15 tahun, membutuhkan dana minimal USD20 miliar. "Kita sudah memetakan hal itu bahwa pembangunan infrastruktur gas ini peta jalannya sekitar 15 tahun. Apabila gas bumi ini terhilirisasi dengan baik, maka akan bisa mengalir ke semua daerah tidak hanya di barat saja tetapi ketimur termasuk NTT dan Ambon," terangnya.

Pembangunan infrastruktur itu seperti pembangunan pipa untuk transmisi, tempat penyimpanan gas di laut maupun darat. Dia mangatakan, harga gas ini lebih murah dibanding Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dia mengatakan, gas ini bisa menyentuh masyarakat langsung, seperti air keran yaitu jaringan gas kota (Jargas) seperti yang ada di Jakarta dan Surabaya.

"Saat ini Jargas sudah ada di Jakarta dan Surabaya, jadi warga tidak beli tabung gas lagi. Harga gas ini sangat irit sekali sekarang ini harganya Rp3.100 perliter sementara BBM sekarang mencapai Rp7.300 per liter, kami akan mengupayakan semua wilayah menggunakan Jargas," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Tarik Investor Migas,...
Tarik Investor Migas, Kementerian ESDM Pangkas Perizinan
Kementerian ESDM: Manajemen...
Kementerian ESDM: Manajemen Risiko Mutlak bagi Bisnis Migas
Kementerian ESDM Usulkan...
Kementerian ESDM Usulkan Industri Hulu Migas Bebas Pajak
Kementerian ESDM Bakal...
Kementerian ESDM Bakal Lelang 3 WK Migas Terminasi Akhir Tahun Ini
Gairahkan Investasi...
Gairahkan Investasi Migas, Kementerian ESDM Siapkan Insentif dan Kebijakan Baru
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
38 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved