Darmin Akui Dampak Paket Ekonomi Belum Signifikan
Jum'at, 06 November 2015 - 06:21 WIB
Darmin Akui Dampak Paket Ekonomi Belum Signifikan
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui dampak paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah belum berdampak signifikan.
Meskipun pada kuartal III/2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan penguatan dibanding kuartal sebelumnya, namun dampak dari paket tersebut belum benar-benar signifikan.
"Ya belum keluar dia hasilnya. Kalau saya lihat sebetulnya, hasilnya itu sudah mulai terlihat," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2015).
Kendati demikian, Darmin juga menyebutkan bahwa beberapa poin dalam paket tersebut sudah ampuh dalam memperbaiki pertumbuhan ekonomi, yaitu dalam hal minat investasi dan kredit perbankan.
"Dan minat investasi, bahkan kalau dicek data yang agak cepat kan data kredit perbankan. Kredit perbankan naik walaupun belum banyak," imbuh dia.
Dia mengakui bahwa diluncurkannya paket tersebut untuk memperbaiki perekonomian di Tanah Air. Namun, dari enam paket yang diluncurkan, setidaknya baru dua yang terimplementasi dengan baik.
"Betul (untuk pertumbuhan ekonomi), tapi kan ini kan dari VI itu yang dilakukan sampai September cuma dua," tandasnya.
Meskipun pada kuartal III/2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan penguatan dibanding kuartal sebelumnya, namun dampak dari paket tersebut belum benar-benar signifikan.
"Ya belum keluar dia hasilnya. Kalau saya lihat sebetulnya, hasilnya itu sudah mulai terlihat," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2015).
Kendati demikian, Darmin juga menyebutkan bahwa beberapa poin dalam paket tersebut sudah ampuh dalam memperbaiki pertumbuhan ekonomi, yaitu dalam hal minat investasi dan kredit perbankan.
"Dan minat investasi, bahkan kalau dicek data yang agak cepat kan data kredit perbankan. Kredit perbankan naik walaupun belum banyak," imbuh dia.
Dia mengakui bahwa diluncurkannya paket tersebut untuk memperbaiki perekonomian di Tanah Air. Namun, dari enam paket yang diluncurkan, setidaknya baru dua yang terimplementasi dengan baik.
"Betul (untuk pertumbuhan ekonomi), tapi kan ini kan dari VI itu yang dilakukan sampai September cuma dua," tandasnya.
(izz)
Lihat Juga :