IHSG Diperkirakan Berada pada Kisaran 4.440-4.585
Senin, 16 November 2015 - 07:57 WIB
IHSG Diperkirakan Berada pada Kisaran 4.440-4.585
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan melanjutkan penguatan.
"Dengan range pergerakan yang akan berada pada kisaran 4.440-4.585," ujarnya di Jakarta, Senin (16/11/2015).
Lanjar mengatakan, sentimen selanjutnya pada pekan ini akan disambut oleh data ekonomi dari dalam negeri yakni neraca perdagangan dan komposisi ekspor impor. Data dari eropa yakni tingkat inflasi Oktober.
Sementara, IHSG akhir pekan lalu bergerak cukup positif menyambut data transaksi berjalan kuartal III dengan ditutup 10,61 poin sebesar 0,24% di level 4.472,84.
"Data transaksi berjalan yang sedikit membaik berlawanan dengan ekspetasi mampu membuat investor cenderung mempertahankan posisi pada akhir pekan ini meskipun rupiah kembali terdepresiasi," jelasnya.
Sektor pertanian dan pertambangan kembali dilanda aksi jual setelah pelemahan harga komoditas disaat perlambatan ekonomi china berlanjut.
"Investor asing kembali tercatat net sell tidak begitu banyak sebesar Rp76,79 miliar. Sehingga tercatat capital outflow sebesar Rp1,5 triliun," pungkas Lanjar.
"Dengan range pergerakan yang akan berada pada kisaran 4.440-4.585," ujarnya di Jakarta, Senin (16/11/2015).
Lanjar mengatakan, sentimen selanjutnya pada pekan ini akan disambut oleh data ekonomi dari dalam negeri yakni neraca perdagangan dan komposisi ekspor impor. Data dari eropa yakni tingkat inflasi Oktober.
Sementara, IHSG akhir pekan lalu bergerak cukup positif menyambut data transaksi berjalan kuartal III dengan ditutup 10,61 poin sebesar 0,24% di level 4.472,84.
"Data transaksi berjalan yang sedikit membaik berlawanan dengan ekspetasi mampu membuat investor cenderung mempertahankan posisi pada akhir pekan ini meskipun rupiah kembali terdepresiasi," jelasnya.
Sektor pertanian dan pertambangan kembali dilanda aksi jual setelah pelemahan harga komoditas disaat perlambatan ekonomi china berlanjut.
"Investor asing kembali tercatat net sell tidak begitu banyak sebesar Rp76,79 miliar. Sehingga tercatat capital outflow sebesar Rp1,5 triliun," pungkas Lanjar.
(izz)
Lihat Juga :