REI Berharap Suku Bunga Tetap Berlaku Lebih Lama

Rabu, 18 November 2015 - 00:37 WIB
REI Berharap Suku Bunga...
REI Berharap Suku Bunga Tetap Berlaku Lebih Lama
A A A
SEMARANG - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah (Jateng) berharap perbankan memberlakukan suku bunga tetap atau fix rate untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dalam jangka waktu lebih lama.

Wakil Ketua DPD REI Jateng Bidang Humas, Promosi dan Publikasi, Dibya K Hidayat mengatakan, selama ini suku bunga tetap, khususnya untuk rumah menengah ke atas hanya sekitar satu tahun.

“Kalau hanya satu tahun, ya tidak ada efeknya sama sekali, karena sama dengan bunga tahunan. Misalnya, bunga 7% di tahun pertama, pada tahun kedua bisa jadi naik menjadi 13% dan itu yang sering dikeluhkan konsumen,” ujarnya, di sela-sela penutupan REI Expo ke-9, Selasa (17/11/2015).

Dia berharap fix rate dari perbankan bisa mencapai 2-3 tahun untuk jangka waktu angsuran sampai 15 tahun. Waktu cukup lama tersebut, paling tidak konsemen lebih nyaman, dan bisa menghitung sendiri berapa pengeluarannya setiap bulan.

“Diharapkan konsumen dalam waktu tiga tahun memiliki pendapatan meningkat sehingga ketika bunga naik mereka tidak merasa keberatan,” imbuhnya.

Dia menjelaskan pembeli rumah di Jawa Tengah 90% adalah pengguna KPR sehingga jika diberlakukan Fix Rate sampai 3 tahun, akan bisa berpengaruh terhadap penjualan perumahan.

Dibya menambahkan, fix rate tersebut hanya berlaku untuk rumah menengah ke atas. Sebab untuk fix rate KPR perumahan dengan fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perbankan (FLPP) sudah memiliki fix rate cukup lama sampai 15 tahun atau sampai angsuran selesai.

Karena itu, REI Jateng akan terus berusaha menggandeng kalangan perbankan. “Ke depan kita akan menggendeng perbankan. Upaya itu sudah kami lakukan dengan menggandeng Bank Mandiri pada pameran REI Expo ke-10 yang akan digelar akhir bulan mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan REI Ekspo ke-9, yang digelar di Mal Paragon sejak 4-15 November lalu hanya mampu menjual 22 unit rumah.

Panitia Pameran Juremi mengatakan, penjualan hanya sedikit yakni 15 pengembang dan itupun hanya pengembang perumahan kelas menengah ke atas. "Biasanya memang kalau di Paragon tidak banyak penjualannya karena unitnya yang terbatas,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, pada pameran REI Expo berikutnya organisasi akan menggandeng Bank Mandiri. Diharapkan melalui berbagai program yang ditawarkan Bank mandiri akan memberikan dampak positif terhadap penjualan perumahan di akhir tahun 2015.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
REI Dukung Pemerintah...
REI Dukung Pemerintah Pulihkan Real Estate
REI Masih Optimistis...
REI Masih Optimistis Sektor Perumahan Mampu Tumbuh Saat Suku Bunga Acuan 6%
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
REI Ngarep Insentif...
REI Ngarep Insentif Properti Tak Dihantam Kenaikan Bunga Bank
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
25 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
54 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved