Urus Hak Cipta Sekarang Gratis dan 1 Jam Beres

Rabu, 18 November 2015 - 21:23 WIB
Urus Hak Cipta Sekarang...
Urus Hak Cipta Sekarang Gratis dan 1 Jam Beres
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengungkapkan, banyak fakta produk-produk UKM Indonesia yang ikut pameran di luar negeri dijiplak dan dipatenkan pihak lain. Untuk itu, UKM didorong mengurus hak cipta karena pembiayaannya sekarang gratis dan 1 jam beres.

"Saya sering keliling ke pameran-pameran di daerah, banyak keluhan dan faktanya seperti itu. Saya mengimbau kepada para UKM mengurus hak cipta produknya sebelum berpameran di luar negeri, “ ujarnya dalam keterangan resmi kepada Sindonews, Rabu (18/11/2015).

Kementerian Koperasi dan UKM telah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM terkait pengurusan hak cipta bagi produk UKM Indonesia.

"Dulu untuk mengurus hak cipta mahal bisa Rp4 juta selama delapan bulan. Tapi, kini mengurus hak cipta gratis dan selesai satu jam saja, jika seluruh persyaratan administrasi disiapkan," katanya.

Selain itu, para UKM khususnya usaha mikro dan kecil juga harus mengurus Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK). Pengurusan IUMK gratis dan cukup di kecamatan.

“Program-program itu sudah berjalan dan pentingnya memiliki IUMK selain legalitas usaha, juga mempermudah mengakses dana perbankan, misalnya Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Dengan KUR tersebut, salah satu kendala usaha kecil dan mikro terkait perbankan sudah selesai. Artinya, dengan IUMK kendala tersebut sudah teratasi," jelasnya.

Memiliki IUMK menjadikan para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) bisa mengakses KUR dengan mudah kepada tiga bank pelaksana, yaitu BNI, BRI, dan Mandiri.

"Suku bunga KUR sudah diturunkan dari 22% menjadi 12%. Tahun 2016 akan diturunkan lagi menjadi 9%," terangnya.

Para pelaku UKM di Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan program-program pemberdayaan dari pemerintah. UKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional, terlebih saat dunia mengalami pelemahan ekonomi.

"Pelaku UKM harus memiliki SDM bagus, produk berkualitas ‎dan mudah mengakses pembiayaan, terlebih tantangan di depan mata memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkop Teten: 40% UMKM...
Menkop Teten: 40% UMKM Terpaksa Tutup Terdampak Virus Corona
Menteri Teten Akan Dorong...
Menteri Teten Akan Dorong Koperasi Jadi Kanal Pembiayaan bagi UKM
Bantu UMKM Melek Digital,...
Bantu UMKM Melek Digital, Pemerintah Bakal Libatkan Perguruan Tinggi
Kemenkop-UKM Imbau Toko...
Kemenkop-UKM Imbau Toko Kelontong Tak Beroperasi 24 Jam, FORMAD: Banyak Bantu Masyarakat
Kemenkop UMKM Berikan...
Kemenkop UMKM Berikan Standardisasi dan Sertifikasi Gratis bagi Produk KUMKM
Menkop UKM Tekankan...
Menkop UKM Tekankan Pertumbuhan Usaha Mikro Tak Boleh Stagnan
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
4 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
5 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
6 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
9 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
12 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
12 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved