Bursa Asia dan IHSG Dibuka Kompak di Jalur Hijau
Kamis, 19 November 2015 - 09:11 WIB
Bursa Asia dan IHSG Dibuka Kompak di Jalur Hijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka berbalik arah menguat seiring perkasanya pasar asaham Asia. IHSG melonjak 19,17 poin atau 0,65% ke level 4.527,08.
IHSG kemarin ditutup melemah. IHSG susut 3,04 poin atau 0,07% ke level 4.497,91. Pelemahan itu di tengah mayoritas negatifnya bursa Asia. Sementara, bursa Asia hari ini cukup menguat karena Wall Street melambung atas harapan Federal Reserve menaikkan suku bunga pada Desember.
Investor juga harus mengarahkan melewati Bank of Japan pada pertemuan terkahir Bank Sentral Eropa. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,6%, dan indeks utama Australia naik 1,1%.
Adapun indeks Nikkei 225 menguat 300,13 poin atau 1,53% ke level 19.949,31; indeks Hang Seng naik 303,82 poin atau 1,37% ke 22.492,08; indeks Straits Times naik 13,98 poin atau 0,39% ke 2.916,42; dan indeks Shanghai positif 15,34 poin atau 0,43% ke level 3.583.89.
Sektor saham hari ini dibuka mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur naik 1,60%, dan terlemah adalah sektor perdagangan menurun 0,81%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp226 miliar dengan 175 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp986,85 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp73,26 miliar dan aksi beli Rp72,27 miliar. Tercatat 114 saham menguat, 12 saham melemah dan 38 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp200 menjadi Rp18.325, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp125 menjadi Rp5.500 Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp925 menjadi Rp50.450.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) turun Rp 100 menjadi Rp8.850, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp175 menjadi Rp11.325, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun Rp25 menjadi Rp6.475.
IHSG kemarin ditutup melemah. IHSG susut 3,04 poin atau 0,07% ke level 4.497,91. Pelemahan itu di tengah mayoritas negatifnya bursa Asia. Sementara, bursa Asia hari ini cukup menguat karena Wall Street melambung atas harapan Federal Reserve menaikkan suku bunga pada Desember.
Investor juga harus mengarahkan melewati Bank of Japan pada pertemuan terkahir Bank Sentral Eropa. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,6%, dan indeks utama Australia naik 1,1%.
Adapun indeks Nikkei 225 menguat 300,13 poin atau 1,53% ke level 19.949,31; indeks Hang Seng naik 303,82 poin atau 1,37% ke 22.492,08; indeks Straits Times naik 13,98 poin atau 0,39% ke 2.916,42; dan indeks Shanghai positif 15,34 poin atau 0,43% ke level 3.583.89.
Sektor saham hari ini dibuka mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur naik 1,60%, dan terlemah adalah sektor perdagangan menurun 0,81%.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp226 miliar dengan 175 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp986,85 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp73,26 miliar dan aksi beli Rp72,27 miliar. Tercatat 114 saham menguat, 12 saham melemah dan 38 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp200 menjadi Rp18.325, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp125 menjadi Rp5.500 Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp925 menjadi Rp50.450.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) turun Rp 100 menjadi Rp8.850, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp175 menjadi Rp11.325, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun Rp25 menjadi Rp6.475.
(izz)
Lihat Juga :