Kementerian BUMN Desak Bank Lakukan Percepatan Penyaluran KUR

Minggu, 22 November 2015 - 18:33 WIB
Kementerian BUMN Desak...
Kementerian BUMN Desak Bank Lakukan Percepatan Penyaluran KUR
A A A
SEMARANG - Kementerian Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendesak empat Bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk secepatnya menyalurkan agar kegiatan usaha kecil mikro semakin berkembang untuk memperkuat perekonomian nasional.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan KUR merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap usaha kecil mikro seperti pedagang pasar dan nelayan.

“Target kita untuk penyaluran KUR sampai akhir tahun ini adalah Rp20 Triliun,”katanya usai penyerahan KUR dalam rangka Grebek Pasar Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Pasar Karangayu Kota Semarang, Minggu (22/11/2015).

Rini Soemarno menyatakan penyaluran kridit usaha rakyat (KUR) oleh empat bank BUMN masing –masing BRI, Mandiri, BNI dan BTN sampai November 2015 telah mencapai Rp14 triliun.

Dalam kesempatann itu Rini didampingi Direktur Utama BRI Asmawi Syam melakukan blusukan ke Pasar Karangayu. Di pasar tradisional itu, Rini memborong antara lain tahu, tempe, ketela, makanan kecil, dan semangka.

Sementara itu, Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengungkapkan, Grebek Pasar yang secara massif dilakukan BRI, merupakan bukti keseriusan Bank BRI dalam memastikan adanya proses akselerasi penyaluran KUR di seluruh lini kerja BRI.

“Komitmen kami untuk menyalurkan Rp 21,4 triliun KUR di tahun 2015, merupakan tantangan yang tidak ringan, yang harus kami pastikan pencapaiannya,” katanya.

Disebutkannya, penyaluran jumlah KUR Mikro yang telah direalisasikan Bank BRI sebesar Rp 8,160 triliun dengan 559.121 debitur dan KUR Ritel sebesar Rp 1,110 Triliun dengan 5.982 debitur. Dengan demikian, total KUR yang telah disalurkan sejak 18 Agustus 2015 oleh Bank BRI adalah Rp 9,271 Triliun dengan 565.103 debitur.

“Jumlah tersebut merupakan hasil dari strategi akselerasi penyaluran KUR yang di antaranya kami lakukan dengan memanfaatkan Teras BRI yang berada di pasar-pasar basah dan BRI Unit yang menjangkau daerah-daerah terpencil,” bebernya.

Asmawi lebih lanjut menyatakan, BRI setiap hari rata-rata mendapatkan nasabah KUR sebanyak 8.000 orang. Untuk mencapai target, ke depan akan ditingkatkan menjadi 10.000 nasabah per hari.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
2 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
3 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
3 jam yang lalu
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
4 jam yang lalu
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
4 jam yang lalu
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
4 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved