JK: BI dan Pemerintah Harus Saling Koreksi

Rabu, 25 November 2015 - 10:29 WIB
JK: BI dan Pemerintah...
JK: BI dan Pemerintah Harus Saling Koreksi
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menegaskan, Bank Indonesia (BI) dan pemerintah harus mampu saling mengoreksi dalam hal kebijakan yang berkenaan dengan perekonomian di Indonesia.

Hal tersebut semata karena BI merupakan mitra pemerintah dalam menjalankan pemerintahan. Dia mencontohkan, saat pemerintah mengeluarkan kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, BI harus mengingatkan pemerintah agar kebijakan yang diambil tidak membuat inflasi meroket.

Begitu juga sebaliknya, pemerintah harus mengingatkan BI agar kebijakan dalam menjaga nilai tukar rupiah dan inflasi harus seiring dengan kebutuhan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

"Jangan sampai pemerintah bertindak sampai inflasi naik, dan BI juga harus mendukung menjalankan agar pertumbuhan naik dan lapangan kerja tercapai," katanya dalam Pertemuan Tahunan BI 2015 di JCC, Jakarta, Selasa (24/11/2015) malam.

JK menambahkan, kondisi ekonomi saat ini tidak lagi bisa terpisah-pisah. Semua negara memiliki ketergantungan dengan negara lain dalam hal ekonomi. "Kita tak bisa katakan ah itu negeri Anda dan saya sendiri. Tidak mungkin terjadi ada perbedaan semacam itu," tutur dia.

Saat kondisi perekonomian China merosot, sambung JK, Indonesia tidak bisa mengekspor produk ke China dengan kuota yang lebih besar. Akibatnya, pendapatan yang didapat Indonesia merosot.

"Begitu juga AS dan Eropa. Kalau tiga itu terkena maka hampir semua akan menjadi bagian melemah," imbuhnya.

Wapres menggarisbawahi, setiap negara memiliki kekuatan untuk mengatasi masalah perekonomian walaupun pada dasarnya sebab dari masalah tersebut sama. "Pengalaman adalah guru yang baik. Supaya kita tak terulangi," pungkas JK.

Baca Juga:

JK Singgung Independensi BI
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved