BI Rate Berpeluang Turun karena Inflasi Inti Rendah

Selasa, 01 Desember 2015 - 14:30 WIB
BI Rate Berpeluang Turun...
BI Rate Berpeluang Turun karena Inflasi Inti Rendah
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menilai Bank Indonesia (BI) yang punya wewenang otoritas moneter berpeluang menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) setelah melihat kecilnya angka inflasi komponen inti (core inflation) pada November 2015. Sebelumnya BPS mencatat inflasi pada November 2015 sebesar 0,21 persen dan menjadi yang terendah dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Secara tahunan (year on year/yoy) inflai inti tercatat 4,77 persen atau terendah sepanjang 2015. Turun dibandingkan inflasi komponen inti Oktober yang sebesar 5,02 persen. "Ini membuka peluang untuk otoritas moneter menurunkan suku bunga. Karena inflasi yang rendah saya kira akan membuka ruang (untuk menurunkan)," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (1/12/2015).‬

Jika BI melakukan penurunan suku bunga misalnya 0,25 persen saja, maka ini sangat memberikan peluang untuk para pengusaha. Pasalnya menurut Sasmito, penurunan suku bunga BI yang diharapkan pengusaha bisa menjadi stimulus pendorong ekonomi. "Sehingga nanti kalau katakanlah harapan pengusaha bahkan pemerintah, BI menurunkan BI ratenya bisa mendorong ekonomi Indonesia," tambah dia.

Namun, kata Sasmito, pihaknya memahami, sebagai lembaga independen, BI pasti memiliki perhitungan tersendiri dalam menetapkan BI Rate. Peluang inflasi yang rendah ini, bisa saja dimanfaatkan atau tidak oleh Bank Indonesia. Itu semua tergantung otoritas BI. Ia juga menambahkan dari 883 objek survei inflasi, sebanyak hampir 600 lebih masuk dalam perhitungan inflasi komponen inti.

Meski begitu BI bisa mengambil kebijakan penetapan suku bunga dengan tidak hanya memperhatikan inflasi, tapi juga ada faktor-faktor lain. "BI pasti melakukan kalkulasi yang tepat terkait ada tidaknya dampaknya ke nilai tukar, sebab itu jangan sampai melemah, " pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
BI Buka Ruang Penurunan...
BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama
BI Rate Juni 2025 Ditahan...
BI Rate Juni 2025 Ditahan Tetap di Level 5,50 Persen, Begini Penjelasannya
Tok, BI Tahan Suku Bunga...
Tok, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Sulsel Alami Inflasi...
Sulsel Alami Inflasi 1,12 Persen pada Juli 2022, Dipicu Kelompok Transportasi
Kepala Perwakilan BI...
Kepala Perwakilan BI Sulsel Prediksi Inflasi Naik pada Maret dan April
Berita Terkini
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
12 menit yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
2 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
2 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
4 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
5 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved