OJK Makin Serius Perangi Investasi Bodong hingga Daerah
Jum'at, 04 Desember 2015 - 21:20 WIB
OJK Makin Serius Perangi Investasi Bodong hingga Daerah
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan berencana mengadakan pertemuan besar bersama Satgas soal waspada investasi terkait investasi bodong. Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad menyatakan bahwa pihaknya akan mengundang Kapolri, Jaksa Agung terutama untuk mengupdate perkembangan Satgas waspada investasi.
(Baca Juga: OJK Temukan Investasi Emas Bodong di Padang)
Selain itu, OJK juga ingin melaporkan perkembangan investasi-investasi ilegal yang saat ini berkembang di masyarakat dan menjadi hal yang meresahkan.
"Jadi saya akan mengundang pak kapolri, pak jaksa agung, terutama untuk mengupdate perkembangan satgas waspada investasi, juga sekaligus karena OJK sebagai ketua ingin melaporkan perkembangan investasi-investasi ilegal yang berkembang. Bahkan sudah masuk ke berbagai macam daerah di Indonesia," kata Muliaman di Jakarta, Jumat (4/12/2015)
Namun secara umum, kata Mulimana, ini hanya pertemuan reguler saja karena semenjak satgas tersebut diduduki oleh orang-orang baru, mereka belum sempat untuk mengadakan pertemuan.
"Kebetulan kita semua baru, kesempatan untuk mengupdate, polisinya baru, jaksanya baru, sejak mereka baru belum ada lagi pertemuan. Jadi itu pada dasarnya pertemuan reguler, kita akan update saja sekaligus silaturahmi," katanya.
Muliaman juga mengatakan, inti pertemuan tersebut juga pihaknya akan lakukan pengawasan yang lebih ketat dan sama-sama melakukan edukasi.
"Karena nanti enggak hanya pada tinggkat pusat, ada tim waspada investasi daerah yang dipimpin oleh ojk daerah , kapolda, Kejaksaan tinggi dan lain sebagainya," pungkasnya.
(Baca Juga: OJK Temukan Investasi Emas Bodong di Padang)
Selain itu, OJK juga ingin melaporkan perkembangan investasi-investasi ilegal yang saat ini berkembang di masyarakat dan menjadi hal yang meresahkan.
"Jadi saya akan mengundang pak kapolri, pak jaksa agung, terutama untuk mengupdate perkembangan satgas waspada investasi, juga sekaligus karena OJK sebagai ketua ingin melaporkan perkembangan investasi-investasi ilegal yang berkembang. Bahkan sudah masuk ke berbagai macam daerah di Indonesia," kata Muliaman di Jakarta, Jumat (4/12/2015)
Namun secara umum, kata Mulimana, ini hanya pertemuan reguler saja karena semenjak satgas tersebut diduduki oleh orang-orang baru, mereka belum sempat untuk mengadakan pertemuan.
"Kebetulan kita semua baru, kesempatan untuk mengupdate, polisinya baru, jaksanya baru, sejak mereka baru belum ada lagi pertemuan. Jadi itu pada dasarnya pertemuan reguler, kita akan update saja sekaligus silaturahmi," katanya.
Muliaman juga mengatakan, inti pertemuan tersebut juga pihaknya akan lakukan pengawasan yang lebih ketat dan sama-sama melakukan edukasi.
"Karena nanti enggak hanya pada tinggkat pusat, ada tim waspada investasi daerah yang dipimpin oleh ojk daerah , kapolda, Kejaksaan tinggi dan lain sebagainya," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :