Jokowi Beri Sinyal BUMN Tak Dapat PMN Tahun Depan

Selasa, 08 Desember 2015 - 13:57 WIB
Jokowi Beri Sinyal BUMN...
Jokowi Beri Sinyal BUMN Tak Dapat PMN Tahun Depan
A A A
BOGOR - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak akan mendapatkan kucuran dana segar lewat Penyertaan Modal Negara (PMN) pada tahun depan.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

(Baca Juga: Menteri Rini Dinilai Gagal Yakinkan DPR soal PMN)

Ia menjelaskan Jokowi telah memberikan arahan ke depan pemerintahan memiliki visi kompetisi. Dengan demikian, hal-hal yang berkaitan dengan subsidi, proteksi, dan perlindungan akan dikurangi secara bertahap.

"‎Termasuk kepada BUMN yang selama ini mendapatkan proteksi atau perlindungan," katanya di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/12/2015).

Salah satunya perusahaan pelat merah yang tidak mendapatkan kucuran dana sambungnya adalah sektor farmasi. Pasalnya, saat ini harga obat-obatan sangat mahal dan akan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

"Hal ini menimbulkan dampak atau kerugian di masyarakat, karena harga obat-obat yang tinggi," imbuh dia.

Pramono menambahkan, Jokowi telah meminta kepada seluruh kementerian dan lembaga (K/L) untuk mempersiapkan diri karena Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan pola pembangunan ke depan akan berbeda dibanding sebelumnya.

"‎Lebih pada orientasi hasil dibandingkan prosedur. Tidak lagi secara business as usual yang berulang kali disampaikan Presiden, tetapi lebih kepada apa target yang bisa dipenuhi," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 BUMN yang Dapat Suntikan...
5 BUMN yang Dapat Suntikan Dana Segar Rp33,2 Triliun di Akhir Tahun
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat...
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat PMN Total Rp23,65 Triliun
DPR Setujui PMN Rp14,4...
DPR Setujui PMN Rp14,4 Triliun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah
Alasan Dibalik Konversi...
Alasan Dibalik Konversi Piutang BUMN, Biar Nggak Manja?
Suntikan Dana PMN BUMN...
Suntikan Dana PMN BUMN Harus Dievaluasi Efektivitasnya
DPR Setujui PMN Tiga...
DPR Setujui PMN Tiga BUMN Rp33,9 Triliun, Ini Rinciannya
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
6 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
6 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
7 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
7 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
7 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
7 jam yang lalu
Infografis
Siap-siap, Iuran BPJS...
Siap-siap, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved