BPJS Ketenagakerjaan Genjot Pekerja Informal

Minggu, 13 Desember 2015 - 11:41 WIB
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Genjot Pekerja Informal
A A A
TERNATE - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menargetkan akuisisi pekerja Bukan Penerima Upah (BPU/sektor informal) hingga satu juta pekerja di 2016.

Target tersebut melonjak dari akuisisi 300 ribu pekerja informal tahun ini dengan peserta aktif mencapai 1 juta orang.

Direktur Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Junaedi optimistis target akuisisi satu juta pekerja informal dapat tercapai. Hal ini mengingat masih rendahnya angka peserta nonformal saat ini dibanding sektor formal.

Tingkat kepesertaan aktif hingga November 2015 mencapai 19,2 juta tenaga kerja. Pihaknya akan agresif akuisisi pekerja informal seperti tukang bakso atau pengojek.

"Strategi ini akan mendorong pekerja formal untuk masuk lebih banyak lagi. Inovasi dan sosialisasi juga terus kami lakukan demi menambah peserta informal," ujar dia dalam rilisnya saat mendukung Gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia, Ekspedisi Kapsul Waktu 2015-2085, di Taman Nukila, Ternate, Maluku Utara, Minggu (13/12/2015).

Di Ternate, lanjut dia, BPJS Ketenagakerjaan melakukan kegiatan pemberian stimulus iuran kepesertaan bagi 500 pekerja informal. Hal ini untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja BPU di Maluku Utara agar para pekerja dapat melakukan aktivitas pekerjaan dengan tenang.

Harapannya agar para pekerja dapat memberikan pengaruh positif kepada pekerja lainnya agar segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Perlindungan yang diberikan kepada para peserta BPU ini komitmen BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan ke seluruh pekerja di Indonesia, tidak terkecuali para peserta yang bekerja secara mandiri seperti pedagang, tukang ojek dan berbagai profesi lainnya. Jangan sampai keluarga mereka dirugikan karena pekerja tidak punya jaminan risiko kerja," ujarnya.

Melalui pemberian stimulus iuran gratis selama beberapa bulan, diharapkan para pekerja dapat dengan tenang dan nyaman dalam melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Selain komitmen dan fokus pada peningkatan kesejahteraan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan juga akan mendukung program dan komitmen pemerintah melalui program-program pemerintah yang dijalankan.

"Kami kerja sama dengan tiga bank penyalur kredit usaha rakyat (KUR). Dengan KUR kami ingin istri atau selain suami juga dapat produktif. Bagi yang kena PHK juga bisa didukung alih profesi dengan difasilitasi KUR supaya mereka jadi potensi ekonomi baru," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
2 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
2 jam yang lalu
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
3 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
4 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
6 jam yang lalu
Infografis
Siap-siap, Iuran BPJS...
Siap-siap, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved