Indonesia-Timur Tengah Kembangkan Infrastruktur Mutu Produk Halal

Rabu, 16 Desember 2015 - 14:05 WIB
Indonesia-Timur Tengah...
Indonesia-Timur Tengah Kembangkan Infrastruktur Mutu Produk Halal
A A A
JAKARTA - Badan Standarisasi Nasional (BSN) bekerja sama dengan Gulf Cooperation Council Standarization Organization (GSO) memfasilitasi pengembangan mutu produk halal Indonesia ke Timur Tengah. Demi menghasilkan produk bermutu yang bisa menembus pasar global, Kepala BSN Bambang Prasetya menjelaskan sangat diperlukan infrastruktur mutu.

Dia menambahkan infrastruktur mutu sangat diperlukan pelaku usaha untuk meningkatkan produknya serta digunakan pemerintah untuk memastikan perlindungan konsumen kepada masyarakatnya.

"Sebagaimana negara atau wilayah regional lainnya, negara-negara Timur Tengah juga mengembangkan infrastruktur mutu sebagai salah satu piranti pengaturan pasar bagi produk yang bisa diedarkan di wilayahnya," kata Bambang dalam jumpa pers sosialisasi sertifikasi halal di Jakarta, Rabu (16/12).

BSN juga menjalin kerja sama dengan Komite Akreditasi Nasional (KAN) membentuk nota kesepahaman dalam bidang standardisasi, akreditasi dan metrologi. Menurutnya dengan semua itu, langkah Indonesia semakin yakin untuk terus menapaki pasar ekspor ke kawasan Timur Tengah.

Sekretaris Jenderal GSO, Nabil bin Ameen dalam kesempatan yang sama mengatakan pentingnya sertifikasi halal bagi produk luar yang akan masuk ke Timur Tengah. Menurutnya, hal ini penting dilakukan meski tidak semua warga negaranya beragama Islam.

"Halal tidak hanya untuk umat muslim tetapi untuk semua. Hal ini sesuai dengan perintah Allah yang tertuang dalam kitab umat Islam, apapun agama anda berasal dari suku manapun, penting untuk makan makanan sehat untuk tubuh anda," jelasnya.

Ia melanjutkan, GSO merupakan organisasi regional yang bertanggungjawab memastikan efektivitas infrastruktur mutu di kawasan tersebut. "Sebagai bagian dari dunia internasional, pertukaran produk dengan negara atau kawasan lain merupakan kondisi yang tidak mungkin dihindari," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manfaatkan Potensi Produk...
Manfaatkan Potensi Produk Halal untuk Bangun Ekosistem Industri
2024 Thailand Halal...
2024 Thailand Halal Product Business Matching: Jembatan Pasar Halal Indonesia dan Thailand
Penerbitan Sertifikasi...
Penerbitan Sertifikasi Halal Ribet, Banyak UMKM Bikin Logo Sendiri
Produk Halal Indonesia...
Produk Halal Indonesia Makin Dikenal dan Diminati Dunia
Bisakah RI Merajai Pasar...
Bisakah RI Merajai Pasar Produk Halal Global? Ketika Warganya Doyan Impor
Masih Punya PR, Produk...
Masih Punya PR, Produk Halal Indonesia Kalah Saing dari Negara Lain
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
9 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
9 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
10 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
10 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
10 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
12 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved