Para Bankir Sambut Positif Kenaikan Fed Rate

Kamis, 17 Desember 2015 - 17:53 WIB
Para Bankir Sambut Positif...
Para Bankir Sambut Positif Kenaikan Fed Rate
A A A
JAKARTA - Kenaikan tingkat suku bunga acuan Bank sentral Amerika Serikat (Fed Rate) sebesar 0,25% disambut positif ‎pengusaha perbankan di Indonesia. Para bankir tersebut menilai kenaikan Fed Rate menjadikan pasar keuangan global lebih pasti.

Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono mengungkapkan, kenaikan Fed Rate menjadi satu berita positif, di mana akan ada kepastian dan membuat keadaan akan bisa lebih mudah diperkirakan. (Baca: The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan 0,25%).

"‎Saya kira kita ambil positifnya saja, karena selama ini kita terombang-ambing dan tidak ada kepastian. Sekarang sudah pasti. Jadi apapun akan lebih baik dari sebelumnya," katanya di Kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (17/12/2015).

Mantan Dirut BNI ini mengatakan, pihaknya saat ini tengah menunggu respons dari Bank Indonesia (BI) terkait kenaikan suku bunga The Fed tersebut. Sehingga, dirinya belum bisa memperkirakan sejauh mana pengaruh kenaikan Fed Rate terhadap perbankan di Tanah Air.

"‎Kita nanti akan pengaruh utamanya bagaimana BI akan merespons, apa dengan kenaikan bunga acuan di AS ini BI akan seperti apa. Jadi kita belum bisa memperkirakan. Perbankan akan mengikuti reaksi dari BI," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Budi Gunadi Sadikin menuturkan bahwa kenaikan Fed Rate telah diprediksi pasar sejak satu pekan lalu. Sehingga, saat kenaikan The Fed benar-benar direalisasikan pasar pun tidak terlampau bergejolak.

‎"Itu sudah di-price-in kok sama market sejak 5-6 hari yang lalu. Jadinya market enggak banyak gejolak," kata dia. (Baca: Ini Tanggapan Jokowi Atas Kenaikan Fed Rate)

Hal ini juga terlihat dari pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pasca Janet Yellen mengumumkan kenaikan suku bunga acuan The Fed. Mata uang Garuda tetap perkasa dan justru menunjukkan penguatan.

"Malah saya melihat awal-awal rupiahnya menguat. Karena mereka lima hari lalu mereka ambil posisi," tandas Budi.

Baca Juga:

BI: Kenaikan Fed Rate Beri Efek Mixed di Pasar

Menkeu: Market Sudah Antisipasi Kenaikan Fed Rate

Dua Bos BUMN Ragukan BI Rate Ikuti Kenaikan Fed Rate

Fed Rate Naik, Arus Modal di RI Terancam Kabur
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI dan The Fed Pangkas...
BI dan The Fed Pangkas Suku Bunga, Perbankan Kapan?
The Fed Mencemaskan...
The Fed Mencemaskan Krisis Perbankan, Wall Street Ditutup Ambruk
Dituding Lemahkan Perbankan...
Dituding Lemahkan Perbankan AS, Gubernur The Fed Jerome Powell Disebut 'Pria Berbahaya'
Waspadai Kenaikan Suku...
Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed, Legislator Sarankan Ini ke Perbankan
The Fed Diproyeksi Bakal...
The Fed Diproyeksi Bakal Pertahankan Suku Bunga
Simpanan di Bank Tinggi,...
Simpanan di Bank Tinggi, Potensial Buat Pasar Obligasi Nasional
Berita Terkini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
13 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
50 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved