Antam Serap Saham Freeport, Rini Tunjuk Dua Sekuritas
Senin, 21 Desember 2015 - 21:21 WIB
Antam Serap Saham Freeport, Rini Tunjuk Dua Sekuritas
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) Rini Soemarno menunjuk dua perusahaan sekuritas pelat merah untuk menghitung nilai pengurangan sebagian saham (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI) yang akan diserap PT Aneka Tambang Tbk atau Antam.
Rini mengatakan, Kementerian BUMN menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Danareksa Sekuritas sebagai dua sekuritas lokal yang menjalankan tugas penghitungan.
"Saya sudah minta Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas," ujarnya, usai peluncuran ATM Himpunan Bank Negara (Himbara) di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Senin (21/12/2015).
Dia menjelaskan, pemerintah menunjuk dua perusahaan sekuritas milik negara itu agar bisa melakukan analisa bersama terkait nominal saham yang akan dilepas perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut. "Jadi kita siap dan menganalisa bersama. Kita sedang proses, semua itu sedang kami analisa," katanya.
Di sisi lain, Rini menuturkan, pihaknya dalam jangka waktu ke depan menargetkan perusahaan tambang nasional bisa mengarahkan produknya ke sektor hilirisasi. "BUMN punya target untuk hilirisasi dari bahan baku yang dimiliki negara kita," imbuhnya.
Namun, Rini masih bungkam berapa besaran saham yang akan dilepas oleh Freeport Indonesia jika dilakukan melalui pasar modal Tanah Air.
Rini mengatakan, Kementerian BUMN menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Danareksa Sekuritas sebagai dua sekuritas lokal yang menjalankan tugas penghitungan.
"Saya sudah minta Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas," ujarnya, usai peluncuran ATM Himpunan Bank Negara (Himbara) di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Senin (21/12/2015).
Dia menjelaskan, pemerintah menunjuk dua perusahaan sekuritas milik negara itu agar bisa melakukan analisa bersama terkait nominal saham yang akan dilepas perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut. "Jadi kita siap dan menganalisa bersama. Kita sedang proses, semua itu sedang kami analisa," katanya.
Di sisi lain, Rini menuturkan, pihaknya dalam jangka waktu ke depan menargetkan perusahaan tambang nasional bisa mengarahkan produknya ke sektor hilirisasi. "BUMN punya target untuk hilirisasi dari bahan baku yang dimiliki negara kita," imbuhnya.
Namun, Rini masih bungkam berapa besaran saham yang akan dilepas oleh Freeport Indonesia jika dilakukan melalui pasar modal Tanah Air.
(dmd)
Lihat Juga :