Soal Impor Beras, Kemendag Waspadai Dampak El Nino Kedua

Selasa, 22 Desember 2015 - 17:33 WIB
Soal Impor Beras, Kemendag...
Soal Impor Beras, Kemendag Waspadai Dampak El Nino Kedua
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mewaspadai akan adanya serangan kedua dari gelombang panas El Nino di awal tahun depan, yang berpeluang mengancam ekonomi RI (Republik Indonesia) terutama pada target swasembada beras.

(Baca Juga: Swasembada Beras Terhambat, Kemiskinan Meningkat)

Berkaca pada pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, El Nino memang terjadi pada kuartal III. Namun Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong menyakini sekitar Januari atau Februari biasanya akan terjadi serangan kedua dari bencana kekeringan tersebut.

"Saya ingatkan, fenomena tersebut (El Nino) masih belum selesai sampai pertengahan tahun depan. Pemerintah harus terus waspada," katanya di Gedung Kemendag, Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Dia menambahkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah harus waspada apabila terjadi gelombang kedua El Nino. Padi yang kini telah berjalan musim tanam berpotensi kembali untuk gagal panen. Oleh karena itu, pemerintah harus menjaga stok pangan yang memadai.

"Kami harus menjaga stok yang memadai dan jaga betul psikologi pasar supaya tenang‎," imbuh dia.

‎Kendati diyakini akan ada serangan kedua dari gejolak El Nino, namun Mendag mengaku masih belum memikirkan untuk menambah angka importasi bahan pangan. Menurutnya, masih terlalu dini untuk merencanakan tambahan importasi.

Sebagai informasi pria yang akrab disapa Tom Lembong ini belum lama menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan pemerintah Pakistan terkait rencana importasi beras. Namun Tom meyakini sejauh ini belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai kesepakatan tersebut.

"Kami masih tahap perencanaan dengan Bappenas dengan Kementan untuk perencanaan 2016. Untuk kuota impor sapi, gula, beras dan lainya saya tidak mau mendahului Menko Perekonomian," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akui Harga Beras Naik,...
Akui Harga Beras Naik, Kemendag: Cuma Rp100 per Kg kok
Pemerintah Terbitkan...
Pemerintah Terbitkan Izin Impor Beras 3,6 juta Ton di 2024, Naik dari Tahun Sebelumnya
Harga Beras Premium...
Harga Beras Premium Masih Tinggi, Kemendag-Bulog Gencarkan Operasi Pasar
Mendag Lutfi Jelaskan...
Mendag Lutfi Jelaskan Kontradiksi Impor Beras Satu Juta Ton
Soal Impor Beras, Mendag:...
Soal Impor Beras, Mendag: Tak Ada Perbedaan Pernyataan dengan Bulog
Harga Gabah Petani Turun,...
Harga Gabah Petani Turun, Mendag Lutfi: Bukan karena Impor
Berita Terkini
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
27 menit yang lalu
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
45 menit yang lalu
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
1 jam yang lalu
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
1 jam yang lalu
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
2 jam yang lalu
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
2 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved