Harga Gabah Petani Turun, Mendag Lutfi: Bukan karena Impor
Jum'at, 19 Maret 2021 - 17:31 WIB
loading...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan bahwa saat ini tidak terjadi penurunan harga beras yang disebabkan oleh rencana impor beras pemerintah. Menurutnya, yang terjadi adalah penurunan harga gabah petani.
“Tidak terjadi penurunan harga beras, yang terjadi adalah penurunan harga gabah petani,” kata Lutfi dalam konferensi persnya secara virtual, Jumat (19/3/2021). ( Baca juga: Soal Impor Beras, Mendag: Tak Ada Perbedaan Pernyataan dengan Bulog )
Ia menjelaskan turunnya harga gabah bukan karena Bulog. Melainkan karena tingginya kadar air dalam gabah petani.
“Kenapa turun? Karena Bulog secara peraturan tidak bisa membeli gabah yang kadar airnya lebih tinggi dari yang disyaratkan. Karena Bulog tidak bisa membeli, para petani itu (kemudian) berhadapan dengan pedagang. Dalam hal ini pedagang ingin mendapatkan keuntungan,” terangnya.
Ia memastikan bahwa harga gabah turun bukan karena rencana impor beras. Namun karena kadari air dalam gabah pentani tinggi sehingga mereka memakai jasa pengering untuk menjual gabahnya.
“Tidak terjadi penurunan harga beras, yang terjadi adalah penurunan harga gabah petani,” kata Lutfi dalam konferensi persnya secara virtual, Jumat (19/3/2021). ( Baca juga: Soal Impor Beras, Mendag: Tak Ada Perbedaan Pernyataan dengan Bulog )
Ia menjelaskan turunnya harga gabah bukan karena Bulog. Melainkan karena tingginya kadar air dalam gabah petani.
“Kenapa turun? Karena Bulog secara peraturan tidak bisa membeli gabah yang kadar airnya lebih tinggi dari yang disyaratkan. Karena Bulog tidak bisa membeli, para petani itu (kemudian) berhadapan dengan pedagang. Dalam hal ini pedagang ingin mendapatkan keuntungan,” terangnya.
Ia memastikan bahwa harga gabah turun bukan karena rencana impor beras. Namun karena kadari air dalam gabah pentani tinggi sehingga mereka memakai jasa pengering untuk menjual gabahnya.
Lihat Juga :