Indeks Wall Street Akhirnya Ditutup Reli

Selasa, 12 Januari 2016 - 08:30 WIB
Indeks Wall Street Akhirnya...
Indeks Wall Street Akhirnya Ditutup Reli
A A A
NEW YORK - Indeks Wall Street kemarin ditutup reli, setelah awal tahun ini terus mengalami pelemahan. Sementara harga minyak jatuh lebih lanjut setelah saham China mengalami pelemahan.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/1/2016), dalam sesi volatile di mana saham AS, indeks S&P 500 dan Dow Jones ditutup naik lebih tinggi setelah pekan lalu membukukan terburuk yang pernah mereka alami dalam lima hari di tahun ini.

Indeks saham utama China turun lebih dari 5% kemarin. Harga minyak jatuh ke posisi terendah dalam 12 tahun, karena kekhawatiran atas China di mana harga komoditas secara luas anjlok.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 52,12 poin atau 0,32% menjadi 16,398.57, indeks S&P 500 naik 1,64 poin atau 0,09% menjadi 1,923.67 dan Nasdaq Composite kehilangan 5,64 poin atau 0,12% ke level 4,637.99.

Saham energi memimpin penurunan, sedangkan sektor kesehatan turun 1,2% karena Celgene Corp (CELG.O) ditimbang setelah membukukan prospek keuangan yang mengecewakan.

Investor sedang mencari pendapatan perusahaan AS untuk membantu memberikan keyakinan, dengan bank-bank besar melaporkan akhir pekan ini, meskipun ekspektasi laba untuk kuartal berturut-turut secara keseluruhan menurun.

"Kita akan mulai masuk ke musim pendapatan dan akan mulai menjadi isyarat yang lebih besar untuk pasar ini," kata Chuck Carlson, CEO di Horizon Investment Services di Hammond, Indiana.

Indeks saham MSCI tergelincir 0,4% setelah mendaftar penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari empat tahun.

Harga minyak turun untuk sesi keenam pada tahun ini, karena para pedagang mengkhawatiran atas melambatnya permintaan di China.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Tingkatkan Produktivitas...
Tingkatkan Produktivitas Petani, Mahindra-RMA Indonesia Luncurkan Mahindra OJA 3140
20 menit yang lalu
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
1 jam yang lalu
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
2 jam yang lalu
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
4 jam yang lalu
Infografis
Setelah 1.700 Tahun,...
Setelah 1.700 Tahun, Sosok Asli Sinterklas Akhirnya Terungkap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved