IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan di Tengah Penantian BI Rate
Kamis, 14 Januari 2016 - 07:32 WIB
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan di Tengah Penantian BI Rate
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak melanjutkan penguatan. Sementara IHSG kemarin berhasil ditutup kembali menguat +24,65 poin sebesar 0,55% dilevel 4.537,18.
Penguatan IHSG kemarin diiringin membaiknya beberapa saham utama di Asia. Sementara pada tengah pekan ini, Analis Reliance Securities menerangkan sentimen dalam negeri masih akan pengaruhi penguatan bursa saham Tanah Air. "Dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.515-4.610," ujarnya di Jakarta, Kamis (14/1/2016).
Dia sentimen selanjutnya dari dalam negeri masih seputar penantian suku bunga Indonesia setelah gap dengan inflasi cukup lebar. Seperti diketahui sejak kemarin, Bank Indonesia (BI) menggelar rapat Dewan Gubernur BI untuk menentukan tingkat suku bunga tahun ini (BI Rate).
Diterangkan optimisme awal sesi disebabkan oleh spekulasi investor terhadap penurunan suku bunga Indonesia. Namun bila dilihat dari pergerakan diakhir sesi IHSG sedikit tertekan setelah beberapa kesepakatan konsensus suku bunga diprediksikan tetap dan data pertumbuhan pinajaman Indoensai melambat dilevel 9,8% dari 10,4%.
"Dengan perkiraan sebelumnya naik 10,45%. Investor asing pun berbalik tercatat net sell Rp46,82 miliar," pungkasnya.
Penguatan IHSG kemarin diiringin membaiknya beberapa saham utama di Asia. Sementara pada tengah pekan ini, Analis Reliance Securities menerangkan sentimen dalam negeri masih akan pengaruhi penguatan bursa saham Tanah Air. "Dengan range pergerakan yang akan berada di level 4.515-4.610," ujarnya di Jakarta, Kamis (14/1/2016).
Dia sentimen selanjutnya dari dalam negeri masih seputar penantian suku bunga Indonesia setelah gap dengan inflasi cukup lebar. Seperti diketahui sejak kemarin, Bank Indonesia (BI) menggelar rapat Dewan Gubernur BI untuk menentukan tingkat suku bunga tahun ini (BI Rate).
Diterangkan optimisme awal sesi disebabkan oleh spekulasi investor terhadap penurunan suku bunga Indonesia. Namun bila dilihat dari pergerakan diakhir sesi IHSG sedikit tertekan setelah beberapa kesepakatan konsensus suku bunga diprediksikan tetap dan data pertumbuhan pinajaman Indoensai melambat dilevel 9,8% dari 10,4%.
"Dengan perkiraan sebelumnya naik 10,45%. Investor asing pun berbalik tercatat net sell Rp46,82 miliar," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :