Freeport Tawarkan Saham Rp23,5 Triliun ke Pemerintah

Kamis, 14 Januari 2016 - 15:00 WIB
Freeport Tawarkan Saham...
Freeport Tawarkan Saham Rp23,5 Triliun ke Pemerintah
A A A
JAKARTA - PT Freeport Indonesia akhirnya mengumumkan harga yang ditawarkan atas pelepasan saham untuk kewajiban divestasinya di Tanah Air, dengan nilai USD1,7 miliar atau setara Rp23,5 triliun (rupiah Rp13.800/USD). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot menuturkan, pihaknya telah menerima surat dari perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut terkait divestasi saham.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 tahun 2014, Freeport diminta melepaskan sahamnya sebesar 10,64%. "Jadi Freeport telah mengirim surat kepada Menteri ESDM dan kami telah terima kemarin," katanya di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (14/1/2016).

(Baca Juga: Harga Komoditas Anjlok, Momentum Antam Caplok Saham Freeport)

Dia mengatakan, dalam surat penawaran yang diajukan Freeport disebutkan bahwa harga 100% saham raksasa tambang tersebut adalah sekitar USD16,2 miliar. "Di dalam penawaran tersebut juga disampaikan besaran untuk 100% adalah USD16,2 miliar dan untuk 10,64% menjadi USD1,7 miliar," sambungnya.

Setelah ini, Dia menerangkan pemerintah akan melakukan kajian terhadap harga yang ditawarkan Freeport atas divestasinya tersebut. Nantinya, pemerintah akan membentuk tim lintas kementerian serta melibatkan konsultan independen guna menilai harga saham tersebut.

"Pemerintah juga bisa menunjuk independent valuer untuk menilai harga saham tersebut. Selanjutnya akan bertemu tim Freeport dan memutuskan harga yang disepakati kedua belah pihak," ungkapnya.

Dipastikan olehnya bahwa proses kajian mengenai valuasi saham yang ditawarkan Freeport tersebut tidak akan berlangsung lama. Diperkirakan, kajian akan selesai dalam waktu satu bulan atau 60 hari sesuai dengan PP Nomor 77 tahun 2014.

"Tentunya kita tidak mau berlama-lama, karena harus cepat. Tentunya kita melibatkan beberapa pihak mulai dari Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Freeport Teriak Izin...
Freeport Teriak Izin Ekspor Belum Terbit, Begini Jawaban Kementerian ESDM
Telan Dana USD1,5 Miliar,...
Telan Dana USD1,5 Miliar, Progres Smelter Freeport Capai 34,9%
7 Pekerja Freeport Terjebak...
7 Pekerja Freeport Terjebak Longsor di Tambang Bawah Tanah, ESDM Pastikan Penanganan Cepat
Pembangunan Smelter...
Pembangunan Smelter Freeport Baru 6%, DPR: Akal-akalan Saja!
Freeport Terancam Tak...
Freeport Terancam Tak Bisa Ekspor Usai Juni 2023, Begini Perkaranya
Menteri ESDM Kirim Tim...
Menteri ESDM Kirim Tim Investigasi Terkait Kebakaran Smelter Freeport
Berita Terkini
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
6 menit yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
50 menit yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
59 menit yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
3 jam yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved